<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942</id><updated>2011-04-21T11:20:40.348-07:00</updated><category term='Tausiyah'/><category term='ceria'/><title type='text'>kammi_izzal_dkp</title><subtitle type='html'>Merupakan Ujung Tombak KAMMI IZZAL IPB 2008 dlm bidang siyasah...
Moga 4WI merestui jalan ini.....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-1618496598405341702</id><published>2008-11-20T00:53:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T00:55:42.553-08:00</updated><title type='text'>WAJAH KEPEMIMPINAN MASA KINI</title><content type='html'>Akhmad Akbar,DKP KAMMI IZZAL IPB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leadership,biasa dikenal sebagai istilah bagi kepemimpinan,merupakan tema yang sangat menarik hingga hari ini. Terutama di kalangan mahasiswa. Pembahasan yang ada mulai dari level yang ringan hingga tingkat nasional kiranya sudah sangat sering dibawa ke  diskusi di berbagai tingkatan. Apalagi di usia kebangkitan nasional yang mencapai satu abad di tahun ini. Daya tarik dari tema ini sebenarnya ada pada sebuah pertanyaan besar yang sedang kita cari, atau tepatnya pertanyaan besar bangsa ini yang menjadi hal paling fundamental dan prioritas untuk dicari. Siapa yang memimpin INDONESIA? &lt;br /&gt;Lalu kita akan kembali pada sebuah pemikiran dasar tentang fenomena definisi pemimpin dan pimpinan. Pimpinan lebih identik pada kekuasaan. Dia lebih berorientasi pada setumpuk tanggung jawab formal atas operasional yang “ada di sebuah meja kantor”. Kerja-kerja yang terpaku pada birokrasi kompleks yang sangat memusingkan. Hanya saja,patut untuk dipertanyakan sebesar apakah pengaruhnya pada kalangan orang-orang yang dipimpinnya. Pengaruh yang didapat dengan cara apa, akan menjadi catatan tersendiri atas aura kepemimpinan yang ia pancarkan.&lt;br /&gt;Berbeda halnya dengan apa yang dibawa dan diterapkan seorang pemimpin. Bagaimana dia mempengaruhi orang lain,bagaimana narasi besar atas segala ruang lingkup kepemimpinannya,bagaimana kekuatan solving problem  yang didapat dari ide-ide kelompok yang dipimpinnya yang juga akan menjawab bagaimana pemimpin itu “mencerdaskan” bawahannya untuk melahirkan ide-ide konstruktif,disertai analisis tajam tentang strategi juga penerjemahan ide-ide besar tersebut akan memberi pemahaman tentang seberapa baik kualitas kepemimpinannya. &lt;br /&gt;Sehingga jika kita membicarakan kepemimpinan,sebenarnya kita sedang berbicara tentang bagaimana mempengaruhi orang lain untuk memahami,mendukung,serta membantu kita mewujudkan visi kepemimpinan. Sebagaimana seorang pimpinan identik dengan kekuasaan,maka seorang pemimpin (yang secara otomatis,dialah “orang besar”-nya) sangat mungkin jauh dari itu semua. Dan dengan sedikit mengelus dada disertai objektivitas ,yang ada pada bangsa ini kebanyakan hanyalah pimpinan dengan narasi kosong.&lt;br /&gt;Telah disebutkan di atas bahwa pemimpin yang ada tentulah memberikan pengaruh besar pada yang dipimpinnya dan itu belum nampak ada pada budaya berbangsa kita. Sehingga sangat (dan sangat) dinantikan pemimpin yang sekaligus menjadi pimpinan bangsa ini. Karena tidak bisa tidak,legitimasi,pengaruh yang dilegal kan (terutama dalam konteks kenegaraan berbasis demokrasi) sangat dibutuhkan untuk mentransformasikan cita-cita dan visi kepemimpinan yang baik.&lt;br /&gt;Hal ini menuntut konsekuensi yang logis. Jika sebuah komunitas mengharapkan lahirnya pemimpin yang baik maka komunitas itu harus diisi dengan individu-individu berkualitas pula. Dengan kalimat yang lebih mudah dicerna,bagaimana mungkin kita bisa mengambil makanan bergizi yang ada di tempat sampah? Sehingga patutlah kiranya kita memiliki keinginan untuk menjadi bagian pengisi komunitas berkualitas tersebut. Diantaranya tentu saja dengan memperluas hal-hal baik,manfaat,serta nilai-nilai konstruktif untuk membangun karakter kualitas itu. Tidak lain,tidak bukan,penulis ingin mengatakan,marilah menjadi serum penawar atas penyakit yang melanda Indonesia kita, jangan malah menjadi virus beracun yang semakin memperburuk keadaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-1618496598405341702?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/1618496598405341702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=1618496598405341702' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/1618496598405341702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/1618496598405341702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/11/wajah-kepemimpinan-masa-kini.html' title='WAJAH KEPEMIMPINAN MASA KINI'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-6266481288208758534</id><published>2008-09-14T22:04:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T22:05:21.927-07:00</updated><title type='text'>Penghuni Baru</title><content type='html'>Panas sekali hari ini. Kucoba menikmati anugrah cahaya-Nya. Tapi hatiku tetap tak mau setuju. Jalanan Jakarta begitu pandai memantulkan semburat matahari. Tak habis pikir aku ketika melintasinya. Bagaimana mungkin orang bisa bertahan berada di jalanan dengan keadaan seperti ini.&lt;br /&gt;Kubawa tubuhku melintasi padatnya lalu lintas ibukota. Sampai akhirnya ku berada di dekat Masjid Cut Mutia.&lt;br /&gt;“Fiuh...panasnya hari ini”,ucapku sambil mengusap dahi.&lt;br /&gt;Ku beranjak ke tempat wudhu. Alhamdulillah,Maha Agung Allah dengan segala nikmat-Nya. Sejuk sekali ku rasakan air itu. Makin mantap keteguhanku untuk melanjutkan persuaanku dengan-Nya.&lt;br /&gt;Ku dapati beberapa orang sholat berjamaah. Aku beranjak mengikutinya. Setelah mengucap salam,ku melihat beberapa orang membentuk lingkaran. Salah satu dari mereka,ya,ku kenal wajahnya. Al hafidz Bagus Nugroho,membacakan hadits Rasul yang tersusun rapi dalam kitab Riyadush Shalihin susunan Imam Nawawi.&lt;br /&gt;Agak keras beliau membacanya,hingga ku mendengar salah satu sabda Rasul yang berbunyi “Tidak ada sesuatu yang lebih berat dalam timbangan (pada hari kiamat) dari akhlak yang baik.” (HR. Abu Dawud)&lt;br /&gt;Entah kenapa,ku merasa tertohok mendengarkan arahan Rasul yang satu ini. Ku terdiam,dalam sekejap fikirku terbang ke angan-angan. Mengingat lagi apa yang sudah kulakukan dalam menjaga akhlak. Semakin sesak di dada,kristal cair itu pun keluar dari kedua mataku. Perih,malu,merasa sangat berdosa. &lt;br /&gt;“Ya Allah,apa yang sudah kulakukan !”,tanyaku dalam hati.&lt;br /&gt;Jelas dalam ingatan betapa banyak teriakan,bentakan,serta sikap tak pantas yang muncul dariku. Pada ummi,abi,kakak,adik,serta sahabat-sahabatku. Orang-orang yang selalu menghadirkan doa untukku. Manusia mulia yang memberikan ruang di fikirannya pada keadaanku. Bodohnya aku jika terus menyakiti hati mereka. Sesal yang sangat mendalam menemaniku siang itu. &lt;br /&gt;“Assalamualaikum warahmatullah ustadz !”,tiba-tiba ada suara lembut menyapaku ramah. Hai,aku kenal suara ini.&lt;br /&gt;“Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh” ,jawabku.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah,ketemu di tempat yang berkah ni....”,benar,dia saudaraku,Indra.&lt;br /&gt;“Hei,barakallah,lama nggak ketemu kemana aja,jagoan?”.&lt;br /&gt;“Biasa,banyak order ni. Gimana kabar ente?”,bertanya sembari menghadirkan senyum indahnya.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah,masih diberi nafas untuk beramal !”,kujawab sambil kujabat tangannya..&lt;br /&gt;“Mau kemana nih,tumben banget ada di Jakarta?”,tanyanya lagi.&lt;br /&gt;“Iya nih,abis silaturahmi ke rumah nenek di Kalipasir. Ente mau kemana?” ,balasku.&lt;br /&gt;“Gue mau ke pasar senen,ummi nitip barang buat rumah !”,jawabnya mantap.&lt;br /&gt;“Cie...elah,dah pake lu gue ni sekarang. Makin keren aja ni orang !”.&lt;br /&gt;“Lah,ente kan tau ndiri ane nongkrongnya ma sapa,so harus nyesuain dong !” ,jawabnya.&lt;br /&gt;Dialah saudara seiman,sekaligus inspiratorku. Muh.Indra Siregar. Bocah batak yang sangat menyenangkan. Ku cukup dibuat kagum olehnya. Kekayaan orang tuanya tak membuatnya terlena. Dia lebih memilih mandiri dan hidup sederhana ketimbang terus meminta pada ayah dan ibunya. Benar-benar iri ku dibuatnya. Dia pun menjalankan aktivitas yang agak berbeda dengan rekan-rekan seusianya. Mahasiswa psikologi di Univ.Taruna,Depok ini lebih memilih banyak bergaul dengan orang-orang jalanan daripada dengan teman-temannya di kampus. Bukan berarti dia terasing di sana. Dia memiliki peran penting yang penting,setidaknya menurut teman-teman yang mengatakan padaku. Indra  hanya memilih peluang pahala yang lebih besar,ya...peluang itu dia lihat ada di jalanan Jakarta.&lt;br /&gt;Beberapa “anak buah”nya sudah cukup berhasil meniti kehidupan dengan cermat. Ada yang sukses menjadi pedagang kelontong,supir angkot,buka bengkel,hingga mahasiswa. Luar biasa ! Ku selalu ingat kata-kata produktifnya,&lt;br /&gt;“Akh,orang-orang jalanan itu punya potensi sukses yang sama besarnya dengan kita. Bukankah hak mereka adalah mengenal indahnya Islam? Dan bukankah kewajiban kita untuk menginformasikan Islam? Ingat wasiat Rasul menjelang wafat,agar kita memperhatikan orang-orang miskin? Allah pun mengingatkan pada kita,’ Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.’ (Al Maa`uun 1-3). Jadi kenapa harus semua orang harus ada di kampus kalo memang di luar sana ada yang sama-sama membutuhkan informan kaya kita?”&lt;br /&gt;Setelah menikmati sate padang di depan Cut Mutia,kami pun bergegas untuk melanjutkan perjalanan kami masing-masing.&lt;br /&gt;“Abis dari senen,ente mau kemana ?”,tanyaku.&lt;br /&gt;“Ane mau langsung pulang,dah ditungguin ummi dari tadi ! ”,ungkapnya.&lt;br /&gt;“Kalo gitu salam hormat dah ma abi-ummi ya!”&lt;br /&gt;“Insya Allah. Ente tu kalo lagi ke Jakarta main dong ke rumah,jangan........Inalilah.....!!!”,seketika Indra menghentikan ucapan.&lt;br /&gt;Indra berlari ke tengah jalan. Ku tak menyadari apa yang sedang terjadi. Sampai.....kulihat ada seorang bocah TK yang menyeberang. Dan.........&lt;br /&gt;“Cciiiiitttttt............bruk......trang...cess..........”,suara sebuah truk menyambar tubuh saudaraku.&lt;br /&gt;Indra berusaha menyelamatkan anak itu dari truk yang melintas. Tubuhnya berguling-guling. Bercampur dengan tanah dan debu. Sepintas kulihat tubuh kekarnya mendekap kuat bocah itu.&lt;br /&gt;Ku berlari mendekatinya. Jantungku mengisyaratkan sebuah ketakutan hebat. Degupnya kencang,semakin kencang ketika jarakku dengan Indra semakin dekat.&lt;br /&gt;Kekhawatiranku beralasan. Darah segar banyak mengalir dari tubuh Indra. Dalam sekejap ku berlutut mendekap Indra. Baju putihku seketika berubah seperti kain bendera Indonesia,merah darah dihiasi putih yang suci. &lt;br /&gt;“Allah.....ku mohon pertolongan-Mu pada Indraku...!”,ucapku lirih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matanya menatapku. Sejuk sekali. Sudah lima hari Indra terbaring di RS.Ibnu Sina.  Ku ucap tahmid atas berkah-Nya pada Indra. Meski dihalangi sebuah kaca tebal,tetap saja senyuman Indra membuat bertambah indah wajahnya. Tapi...ku tak tahu apa reaksinya ketika dia tahu apa yang sebenarnya terjadi.&lt;br /&gt;Giliranku masuk. Di dalam kamarnya,kulihat banyak bunga segar. Kiriman dari rekan-rekan juga anak binaan Indra. Suasana kamarnya begitu berbeda dengan ruangan yang lain di rumah sakit ini. Perlahan ku mendekatinya. Kupandang wajahnya. Putih,bersih,penuh dengan kekuatan dan ketulusan. &lt;br /&gt;“Assalamualaikum warahmatullah”,sapaku.&lt;br /&gt;“Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh”,jawab Indra lengkap.&lt;br /&gt;Kujabat tangannya. Dingin,entah kenapa. Lalu kupeluk badannya sambil mempertemukan pipi-pipiku dengan pipi-pipinya.&lt;br /&gt;“Gimana keadaan antum,ndra?”,tanyaku.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah...seperti yang antum lihat lah. Tak kurang satu apapun dari nikmat Rabbku.”,Kata Indra.&lt;br /&gt;Aku sedikit kaget. Benarkah Indra belum mengetahui keadaan yang sebenarnya? Atau memang daya untuk ikhlas itu sangat besar melekat pada hati mulianya.&lt;br /&gt;“Apa kata dokter”,tanyaku lagi sembari memijat ringan tangannya.&lt;br /&gt;“Ehm...apa ya? Katanya aku harus segera berlatih untuk menggunakan kaki palsuku.”,Indra menjawab.&lt;br /&gt;“Jadi,antum......sudah tahu kalau kaki antum itu... sekarang.....sudah....ehm....sudah......”.&lt;br /&gt;“Diamputasi maksudnya?”,Indra memotong kataku.&lt;br /&gt;“Ehm....”,gumamku sambil menganggukkan kepala.&lt;br /&gt;“Ana udah tahu dari kemarin akh.”,Indra berkata.&lt;br /&gt;“Lalu...?”,balasku.&lt;br /&gt;“Ya....Innalilahi wa inna ilaihi rajiuun. Tapi kaki ana kan punya Allah,jadi kalo mau diambil sama yang punya,ana harus ridho dong!”,jawabnya sambil tersenyum bijak dan menahan rasa nyeri akibat amputasi.&lt;br /&gt;“Subhanallah.....Barakallahu fik akhi......Allah ridho padamu,Insya Allah !”, jawabku sambil kupeluk dia. &lt;br /&gt;Tak terasa air mataku membasahi baju Indra. Sungguh kekagumanku semakin memuncak padanya. Allah memberkahinya dengan keikhlasan hati yang baik.&lt;br /&gt;Kecelakaan itu telah membuat perubahan. Indra selamatkan bocah kecil itu dengan mengorbankan kaki kirinya. Hancur dan remuk,hingga dokter memutuskan untuk mengamputasinya. Tak ada pilihan lain. Untuk kelangsungan hidup Indra. Sungguh,ku semakin mengagumi dan mencintai Indra atas keimanan dan keikhlasannya. Ya Allah,karuniakan kebaikan pada saudaraku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang yang indah. Akhirnya ku berkesempatan untuk silaturahmi ke rumah Indra. Ingin sekali kulihat kemajuan Indra memakai kaki sintetik buatan Jerman. Oleh-oleh dari rekan di Mesir.&lt;br /&gt;Sampai di stasiun Cikini,aku pun mempercepat langkahku. Kudapati sebuah taksi. Terlihat seperti menunggu penumpang. Dengan sigap,sopir taksi itu mempersilahkan taksinya. Ramah sekali. Ah...andai semua orang punya sikap seperti ini. Tapi,lamunanku itu dengan segera kuhentikan. Semakin kuat rasa rinduku pada Indra. Maka semakin ku percepat langkahku.&lt;br /&gt;“Assalamualaikum!!!”,salamku sembari mengetuk pintu rumah Indra.&lt;br /&gt;Dadaku cukup bergetar. Tapi,bahagia menyelimuti hati. Hampir tak bisa terungkapkan. Indah nian rasa jatuh cinta ini. Apalagi cinta berdasarkan keimanan.&lt;br /&gt;“Waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.....siapa?”,suara Ibu Indra menjawab.&lt;br /&gt;“Saya ummi,Wira.... ”,aku pun menjawab.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah..nak Wira,gimana kabarnya? Mari masuk,silahkan duduk!”,tanya beliau setelah membukakan pintu.&lt;br /&gt;“Kabar baik mi,alhamdulillah. Abi sama ummi gimana kabarnya?”.&lt;br /&gt;“Kabar kami pun alhamdulillah,yang penting sehat nak,biar bisa ibadah !”,jawab beliau.&lt;br /&gt;“Abi kemana mi?”,sambil mataku mencari seseorang.&lt;br /&gt;“Ada kok,lagi dhuha di kamar,bentar lagi juga beres ! Gimana kabar orang tua nak Wira?”beliau kembali bertanya.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah,hanya kadang abi masih kambuh diabetesnya. Kalo ummi mah,kasihan ma varisesnya. Kalo dah terasa,masya Allah,gak tega lihatnya. ”,sahutku memberitahukan.&lt;br /&gt;“Ummi,ngomong-ngomong Indra ke mana? Apa sedang istirahat?” ,tanyaku.&lt;br /&gt;“Indra....hhmmm sedang.....hhmmmm.......”,jawab ummi seakan penuh keraguan.&lt;br /&gt;“Kenapa dengan Indra mi...?”,hatiku mulai berpikir yang tidak biasanya.&lt;br /&gt;“Hhhmmm....Indra.....”,jawabnya lagi.&lt;br /&gt;“Aduh,ummi mah seneng bikin penasaran ya? Kenapa dengan Indra mi?”,semakin bingung ku mendengarnya.&lt;br /&gt;“Sebentar,ummi panggil abi dulu ya!”,ucapnya lirih.&lt;br /&gt;“Ya mi,Wira tunggu ya.”,sahutku dengan maksud bergurau.&lt;br /&gt;Sekitar lima menit kemudian,ayah dan ibu Indra hadir menemuiku. Kulihat wajah mereka yang seakan menyimpan suatu hal berat. Ayah Indra tampak membawa sepucuk amplop di tangan kanannya.&lt;br /&gt;“Assalamualaikum,nak Wira !”,ayahnya menyapaku.&lt;br /&gt;“Waalaikumussalam abi...gimana kabarnya? Sehat kan?”,sahutku sambil menjabat tangannya.&lt;br /&gt;“Alhamdulillah...baik nak !”,jawab beliau diplomatis.&lt;br /&gt;Ayah Indra duduk tepat di depanku. Sedangkan Ibu Indra di samping kirinya. Mereka memulai pembicaraan itu dengan berat. Sungguh,terasa sekali.&lt;br /&gt;“Begini,nak. Hmmm...Indra.....hanya menitipkan ini untukmu. Dia pergi! Sekitar empat bulan yang lalu.”,kata ayah sambil menyodorkan amplop itu ke hadapanku.&lt;br /&gt;“Pergi ke mana bi?”,tanyaku.&lt;br /&gt;“Pergi ke...ke.....”,jawab ayah ragu-ragu.&lt;br /&gt;“Pergi ke mana?”,ulangku.&lt;br /&gt;“Katanya dia pergi ke negeri Allah yang diamanahkan kepada para Nabi. Dia pun mengatakan pada kami,dia tidak tahu apakah dia bisa kembali bertemu dengan kami atau tidak. Dia.....pergi dengan kemantapan hati yang kuat. Abi dan ummi belum pernah melihat Indra melakukan sesuatu yang sangat mantap seperti empat bulan kemarin...Indra...Indra...”,bicara ayah terputus.&lt;br /&gt;“Kenapa Indra bi?”.&lt;br /&gt;“Dia berpamitan,memeluk kami. Senyumnya mengembang. Tulus sekali. Abi belum pernah melihat Indra seceria itu nak !”.&lt;br /&gt;Hatiku menjadi sangat bergejolak. Aneh sekali. Deskripsi ayah dan ibu Indra seakan tidak menggambarkan apapun dari kejadian sebenarnya.&lt;br /&gt;Akhirnya aku pun berpamitan kepada mereka berdua. Hatiku membawa sebuah kekecewaan. Tidak bertemu dengan saudara terhormatku. Tapi,bukan hanya itu yang membuatku kecewa. Sepanjang perjalanan menuju ke rumah,aku terus berpikir. Mengapa Indra tak mengatakan apapun padaku,saudaranya. Jika memang ada masalah,bukankah aku juga berhak membantunya. Bukankah aku juga berhak untuk mengetahuinya. Berhak untuk memperhatikannya. Berhak untuk mendukungnya,atau pun menjadi bahan bakar bagi kobaran semangatnya.&lt;br /&gt;Hampir ashar ku sampai di rumah. Setelah mengambil wudhu,ku duduk bersandar di kursi kamar. Dengan segenap rasa ingin tahu,ku mulai membuka amplop yang diberikan ayah Indra padaku.&lt;br /&gt;“Bismillahirohmaanirrohiim....”,kuawali.&lt;br /&gt;Tulisan tangan Indra tak berubah. Cukup jelek untuk ukuran mahasiswa cerdas sepertinya. Tapi,menurutku,isinya pasti lebih menarik daripada nilai seni tulisannya. Ku membacanya perlahan.&lt;br /&gt;Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;br /&gt;Kepada Yang Tercinta Akhuna Muh.Gagah Prawira,saudaraku yang selalu berusaha menjadi jalan kebaikan bagi banyak hamba-hamba-Nya.&lt;br /&gt;Ana tidak tahu apa yang terjadi dengan ana saat antum membaca surat ini. Yang jelas ana sudah tidak ada di Indonesia. Ana berhijrah ke sebuah negeri milik para utusan Allah. Negeri yang menjadi universitas amal sekaligus jihad yang sebenarnya. Negeri yang diperebutkan. Tempat baitul maqdis berada. Persinggahan Rasul saat Isra Mi`raj yang fenomenal itu terjadi.&lt;br /&gt;Tak perlu antum risau. Ana melakukan ini bukan tanpa pertimbangan. Ana sudah menunaikan amanah ana pada abi dan ummi. Mereka pun ikhlas,ridho. Dan ana berharap seperti itu pula pada antum.&lt;br /&gt;Betapa ana ingin mempersembahkan sisa usia ini sebagai persembahan terbaik bagi Allah. Jika ini jauh dari kesempurnaan dan keikhlasan beramal,ana  berlindung pada Allah dari kesia-siaan dan sifat ujub. Ana tidak mengirim surat ini untuk mengatakan bahwa ana melakukan hal yang lebih baik dari antum. Hanya saja,ana berharap medan jihad ini bisa menjadi wasilah agar kita kembali bisa bertemu di sebuah tempat yang dijanjikan. Tempat yang dialiri sungai-sungai yang indah. Tempat dimana kita mampu melihat Rabb. Tempat di mana bidadari-bidadari-Nya berada untuk menemani kita. Tempat kita berkumpul dengan Rasul yang mulia.&lt;br /&gt;Ana harap,doa-doa kita,saling bertautan. Walaupun untuk sementara kita dipisahkan dengan tempat dan waktu. Hati kita tetap dekat akh. Karena Allah,ya...karena Allah.&lt;br /&gt;Tetaplah berjihad di medan kita masing-masing. Keluarga,tetangga,kota,propinsi,dan negara kita masih membutuhkan arahan-arahan,kerja keras,juga keikhlasan antum dalam berdakwah. Ketika antum mulai bosan dengan dakwah ini,ingatlah,antum memiliki seorang saudara yang selalu mengharapkan kebaikan dan keberkahan pada antum,ya...dia bernama Muhammad Indra Siregar.&lt;br /&gt;Kita berpisah tidaklah lama. Maka,persiapkan pertemuan kita nanti. Pertemuan kita di jannah-Nya. Pertemuan dengan cara yang indah. Pertemuan yang membawa berkah. Pertemuan suci berdasarkan cinta dan keimanan atas kemuliaan dan Yang Maha Mulia.&lt;br /&gt;Selamat berjihad saudaraku. Innallaha ma`ana. Doakan ana selalu. Sampai bertemu lagi.&lt;br /&gt;Jazakumulloh khoiron katsira.&lt;br /&gt;Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                        Saudaramu,Al Fakir Adh Dhoif Ilallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                      Muhammad Indra Siregar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumku mengembang. Diiringi hujan yang menyejukkan bumi Allah. Juga linangan air mata keharuan yang membasahi pipi. Demi Allah,aku sangat ridho dengan apa yang dilakukannya. Indah nian kata-kata Indra. &lt;br /&gt;“Keberkahan pada dirimu,akhi....”,ucapku lirih.&lt;br /&gt;“Rabithahku....tak pernah lepas...insya Allah. Ya Rabb,pertemukan kami di jannah-Mu.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-6266481288208758534?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/6266481288208758534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=6266481288208758534' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6266481288208758534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6266481288208758534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/09/penghuni-baru.html' title='Penghuni Baru'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-2520437354446113986</id><published>2008-09-14T06:28:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T06:33:19.577-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tausiyah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ceria'/><title type='text'>Arti raut muka</title><content type='html'>Tidaklah seseorang menyembunyikan sesuatu, melainkan Allah akan menampakkannya melalui raut mukanya dan ketergelinciran mulutnya. (Utsman bin ‘Affan/al Adab asy Syar’iyyah, Ibnu Muflih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peace,,&lt;br /&gt;Mohon maaf lahir batin y,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-2520437354446113986?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/2520437354446113986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=2520437354446113986' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/2520437354446113986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/2520437354446113986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/09/arti-raut-muka.html' title='Arti raut muka'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-453078729131150228</id><published>2008-09-09T07:40:00.000-07:00</published><updated>2008-09-09T07:42:42.578-07:00</updated><title type='text'>Sabar....</title><content type='html'>&lt;a href="http://testi.iluvislam.com"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3273/2820606439_ee5b1bb118_o.jpg" border="0"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dapatkan Mesej Bergambar di Sini&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-453078729131150228?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/453078729131150228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=453078729131150228' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/453078729131150228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/453078729131150228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/09/sabar.html' title='Sabar....'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-7975124745256473893</id><published>2008-09-07T06:47:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T06:49:55.735-07:00</updated><title type='text'>Legislative moment</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Beberapa waktu yang lalu &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; disibukkan dengan agenda pendaftaran calon anggota legislative yang pemilihannya akan dilaksanakan pada tahun 2009. Orang berlomba lomba mendaftarkan diri sebagai caleg dengan berbagai tujuan dan harapan. Yang menarik adalah para caleg ini berasal dari berbagai kalangan mulai dari para politisi murni, akademisi, ibu rumah tangga, artis bahkan para pengangguran. Bahkan caranya pun bermacam-macam mulai dari para simpatisan partai murni, kader partai dadakan bahkan kader asal comot untuk memenuhi kuota partai. Untuk kasus yang terakhir marak terjadi. Seperti apapun itu, setidaknya para caleg haruslah seseorang yang telah memiliki kredibiitas yang baik dalam masyarakat dan sudah teruji, haruslah seseorang yang memiliki pengetahuan yang luas terhadap berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini dan memiliki solusi terbaik, memiliki motivasi yang kuat untuk membangun bangsa tidak hanya mengejar kedudukan dan uang semata. Jangan lagi terjadi banyaknya anggota legislative yang terlibat korupsi dan berkelahi hanya untuk membela kepentingan pribadi dan partainya semata. SO POOR OUR LEGISLATIVE TODAY..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;Tapi harapan selalu ada, semoga kita bisa belajar dari pengalaman untuk membenahi parlemen kita dimulai dari diri kita dalam memilih seorang wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat dan para wakil rakyat yang berkualitas baik intelektualitasnya, iman dan akhlaknya. Wallahu’alam. Dta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-7975124745256473893?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/7975124745256473893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=7975124745256473893' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/7975124745256473893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/7975124745256473893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/09/legislative-moment.html' title='Legislative moment'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-6612794402617016742</id><published>2008-09-07T06:46:00.000-07:00</published><updated>2008-09-07T06:49:11.754-07:00</updated><title type='text'>Bebagi cerita indah^^</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Assalamu’alaikum Wr Wb..&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kaifa haluk Petarung Sejati?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bagaimana kabar iman?Kabar hati?Kabar fisik?Semoga selalu baik dan menapak maju.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bagaimana kabar Ramadhannya? Target-target ramadhannya?!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dari Abu Hurairah ra., dari Nabi SAW, beliau bersabda : ”Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, ia akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”. HR Bukhari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Semoga Ramadhan kali ini bisa lebih baik dari ramadhan kemarin dan dapat merubah pribadi kita menjadi pribadi yang lebih berkualitas, lebih bermanfaat bagi orang lain, lebih profesional dalam menjalankan amanah n lebih luar biasa dengan karya-karya besar yang kita hasilkan, amiin. InsyaAllah..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sebenarnya sudah lama saya ingin menuliskan pengalaman ini dan berbagi dengan yang lain, tapi karena g sempet2(lho kok) jadinya lupa deh, peace.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Berawal dari cucurak(katanya sih dari bahasa sunda) yang artinya makan-makan sebelum ramadhan, yang diadakan oleh BPH Pusat KAMMI IZZAL IPB. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saya sangat bersyukur, bisa merasakan ukhuwah yang begitu indah disini. Alhamdulillah akhawat yang datang cukup banyak dan sudah mewakili masing-masing departemen dan badan. Masing-masing kemudian memberi kesan-kesan pribadi selama di KAMMI, terutama tentang ukhuwah yang begitu indah terasa dan sistem kaderisasi yang begitu rapi tuk meningkatkan kualitas kami sebagai pengurus dan kader KAMMI. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Masing-masing mempunyai cerita yang berbeda-beda yang membuat saya tergelitik, mengiyakan, dan kaget. Salah dua diantaranya Rodiah staff BK KAMMI IZZAL IPB yang mengatakan ”KAMMI itu seperti keluarga, mas-mas dan mbak-mbaknya begitu baik membimbing saya”. Lalu Rahma Vida staff DKP KAMMI IZZAL IPB juga mengatakan klo ”KAMMI itu seperti keluarga..., apalagi DKP. Saya merasakan suasana kekeluargaan yang sangat indah di KAMMI”. Dan komentar-komentar lainnya yang tak kalah menariknya dan membuat kita untuk kemudian sepakat dan mengatakan bahwa ”aku jatuh cinta pada KAMMI”^-^&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Semoga rasa cinta yang muncul ini dapat membuat kita untuk terus semangat dan optimis dalam menjalankan amanah-amanah dalam wajihah dakwah yang telah kita pilih ini. Karena dengan cinta, kita dapat melakukan semua hal dengan sungguh-sungguh sepenuh hati. Dengannya kita dapat menjalankan semua hal tanpa merasa terpaksa. Dengannya kita dapat optimal untuk memberikan yang terbaik yang kita bisa. Cinta yang hakiki adalah cinta-Nya pada kita, n cinta yang karena Allah. Dan sekarang, ternyata aku menyadari bahwa.. ”Aku jatuh cinta pada KAMMI”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hal ini pun di setujui oleh Reti staff DKP KAMMI IZZAL IPB setelah pulang dari MK Klasikal, so kita tunggu sepak terjangnya mu Ret!!OK?!^-^&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-6612794402617016742?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/6612794402617016742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=6612794402617016742' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6612794402617016742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6612794402617016742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/09/bebagi-cerita-indah.html' title='Bebagi cerita indah^^'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-1145410336350538006</id><published>2008-09-01T06:54:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T06:57:28.428-07:00</updated><title type='text'>SEMANGATT!!!^^</title><content type='html'>Saudara-saudaku, mohon maaf lahir batin ya..&lt;br /&gt;Raih impian dengan melaksanakan target2 kita. OK?!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-1145410336350538006?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/1145410336350538006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=1145410336350538006' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/1145410336350538006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/1145410336350538006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/09/semangatt.html' title='SEMANGATT!!!^^'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-2906586295375394777</id><published>2008-08-30T20:26:00.000-07:00</published><updated>2008-08-30T20:33:42.524-07:00</updated><title type='text'>Ahlan wa Sahlan madrasah Ilahiah</title><content type='html'>hari itu semakin mendekat,kerinduan akan indahnya hari,ukhuwah,cinta,juga pengorbanan makin menguat....maka dengan segala kerendahan hati kuhaturkan pada rekan-rekan pejuang siyasi KAMMI IZZAL IPB.....mohon maaf atas segala kesalahan...SELAMAT BERJUANG DI RAMADHAN MUBARAK 1429 H&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-2906586295375394777?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/2906586295375394777/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=2906586295375394777' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/2906586295375394777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/2906586295375394777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/08/ahlan-wa-sahlan-madrasah-ilahiah.html' title='Ahlan wa Sahlan madrasah Ilahiah'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-2340461938620302591</id><published>2008-05-18T18:19:00.000-07:00</published><updated>2008-05-18T18:23:36.517-07:00</updated><title type='text'>Satu cawu pertama</title><content type='html'>Kita berada di peringkat ke 6 dari semua departemen,SUNGGUH bukan ini yg Manajer khawatirkan,tapi sesungguhnya pun ini bisa menjadi sarana pembantu bagi kita berintrospeksi....&lt;br /&gt;kawan,setelah ini mari kita banyak NGOBROL serius tentang kerjaan2 qt!!&lt;br /&gt;Mari lebih giat untuk kerja profesional...jika untuk orang2 yg bekerja demi duniawinya saja serius kenapa kita yg memperjuangkan hal yg lebih mulia g lebih serius!!!&lt;br /&gt;Bantu ana mengemban amanah ini...Jazakumulloh buat semuanya..proud to be your partner!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-2340461938620302591?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/2340461938620302591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=2340461938620302591' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/2340461938620302591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/2340461938620302591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/05/satu-cawu-pertama.html' title='Satu cawu pertama'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-1069243573032093778</id><published>2008-05-18T18:06:00.001-07:00</published><updated>2008-05-18T18:06:53.511-07:00</updated><title type='text'>MARI KITA BERHENTI SEJENAK</title><content type='html'>&lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 21pt;font-size:180%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;font-size:85%;" &gt;(Ust.M.Anis Matta)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Mari kita berhenti sejenak di sini! Kita sudah relatif jauh berjalan bersama dalam kereta dakwah. Banyak sudah yang kita lihat dan yang kita raih. Tapi, banyak juga yang masih kita keluhkan: rintangan yang menghambat laju kereta,goncangan yang melelahkan fisik dan jiwa,suara-suara gaduh yang memekakkan telinga dari mereka yang mengobrol tanpa ilmu di gerbong kereta ini,dan tikungan-tikungan tajam yang menegangkan. Sementara, banyak pemandangan indah yang terlewatkan dan tak sempat kita potret,juga bnyak kursi kosong dalam kereta dakwah ini yang semestinya bisa ditempati oleh penumpang-penumpang baru tapi tidak sempat kita muat. Dan masih banyak lagi!&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Jadi,mari kita berhenti sejenak di sini! Kita memerlukan saat-saat itu; saat dimana kita melepas kepenatan yang mengurangi ketajaman hati,saat dimana kita membebaskan diri dari rutinitas yang mengurangi kepekaan spiritual,saat dimana kita melepaskan sejenak beban dakwah yang selama ini kita pikul yang mungkin menguras stamina kita. Kita memerlukan saat-saat seperti itu karena kita perlu membuk kembali peta perjalanan dakwah kita; melihat-lihat jauhnya jarak yang telah kita tempuh dan sisa perjalanan yang harus kita lalui; meneliti rintangan yang mungkin menghambat laju pertumbuhan dakwah kita; memandang ke alam sekitar karena banyak aspek dari lingkungan strategis kita yang telah berubah.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Sesungguhnya,bukan hanya kita,para dai,yang perlu berhenti. Para pelaku bisnis pun punya kebiasaan itu. Orang-orang yang mengurus dunia itu memerlukannya untuk menata ulang bisnis mereka. Mereka menyebutnya &lt;i&gt;penghentian&lt;/i&gt;. Tapi,sahabat-sahabat Rasulullah SAW.--generasi pertama yang telah mengukir kemenangan-kemenangan dakwah dan karenanya berhak meletakkan kaidah-kaidah dakwah—menyebutnya &lt;i&gt;majlis iman.&lt;/i&gt; Maka,Ibnu Mas`ud berkata,”&lt;i&gt;Duduklah bersama kami,biar kita beriman sejenak.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Majlis Iman kita butuhkan untuk dua keperluan.&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;,&lt;/i&gt;untuk memantau keseimbangan antara berbagai perubahan pada lingkungan strategis dengan kondisi internal dakwah serta laju pertumbuhannya. Yang ingin kita capai dari upaya ini adalah memperbaharui dan mempertajam orientasi kita; melakukan penyelarasan dan penyeimbangan berkesinambungan antara kapasitas internal dakwah,peluang yang disediakan lingkungan eksternal,dan target-target yang dapat kita raih.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;,&lt;/i&gt;untuk mengisi ulang hati kita dengan energy baru sekaligus membersihkan debu-debu yang melekat padanya selama menapaki jalan dakwah. Yang ingin kita raih adalah memperbarui komitmen dan janji setia kita kepada Allah SWT. bahwa kita akan tetap teguh memegang janji itu;bahwa kita akan tetap setia memikul beban amanat dakwah ini;bahwa kita akan tetap tegar menghadapi semua tantangan;bahwa yang kita   harap dari semua ini hanyalah ridhaNya. Hari-hari panjang yang kita lalui bersama dakwah ini menguras seluruh energy jiwa yang kita miliki,maka &lt;i&gt;majlis iman&lt;/i&gt; adalah tempat kita berhenti sejenak untuk mengisi hati dengan energi yang tercipta dari kesadaran baru,semangat baru,tekad baru,harapan baru,dan keberanian baru.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Karena itu,&lt;i&gt;majlis iman&lt;/i&gt; harus menjadi tradisi yang semakin kita butuhkan ketika perjalanan dakwah sudah semakin jauh. &lt;i&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;,&lt;/i&gt;karena tahap demi tahap dari keseluruhan &lt;i&gt;marhalah &lt;/i&gt; yang kita tetapkan dalam &lt;i&gt;grand strategi&lt;/i&gt; dakwah perlahan-lahan kita lalui. Mulai dari perekrutan dan pengaderan qiyadah dan junud dakwah yang kita siapkan untuk memimpin umat meraih kejayaannya kembali,kemudian melakukan mobilisasi social untuk menyiapkan dan mengkondisikan umat untuk bangkit,sampai akhirnya kita membentuk partai sebagai wadah untuk merepresentasikan dakwah di bidang institusi.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;,&lt;/i&gt;karena kita hidup di sebuah masa dengan karakter tidak stabil. Perubahan-perubahan besar di lingkungan strategis berlangsung dalam durasi dan tempo yang sangat cepat. Dan perubahan-perubahan itu selalu menyediakan peluang dan tantangan yang sama besarnya. Dan,apa yang dituntut dari kita,kaum dai,adalah melakukan pengadaptasian,penyelarasan,penyeimbangan,dan­­--pada waktu yang sama—meningkatkan kemampuan untuk memanfaatkan momentum. &lt;i&gt;Ketiga,&lt;/i&gt;karena kita mengalami seleksi dari Allah SWT. secara kontinu sehingga banyak &lt;i&gt;duat&lt;/i&gt; yang berguguran,juga banyak yang berjalan tertatih-tatih.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Semua itu membutuhkan perenungan yang dalam. Maka,dalam &lt;i&gt;majlis iman&lt;/i&gt; ini,kita mengukuhkan sebuah wacana bagi proses pencerahan pikiran,penguatan kesadaran,penjernihan jiwa,pembaruan niat dan semangat jihad. Dan inilah yang dibutuhkan oleh dakwah kita saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Tradisi penghentian atau majlis iman semacama ini harus kita lakukan dalam dua tingkatan;individu dan jamaah. Pada tingkatan individu,tradisi ini dikukuhkan melalui kebiasaan merenungi,menghayati,dan menyelami telaga akal kita untuk menemukan gagasan baru yang kreatif,matang,dan actual disamping kebiasaan muhasabah,memperbaharui niat,menguatkan kesadaran dan motivasi,serta memelihara kesinambungan semangat jihad. Hasil-hasil inilah yang kemudian kita bawa ke dalam majlis iman untuk kita bagi kepada yang lain sehingga akal individu melebur dalam akal kolektif,semangat individu menyatu dalam semangat kolektif,dan kreativitas individu menjelma menjadi kreativitas kolektif.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Kalau ada pemaknaan yang aplikatif terhadap hakekat kekhusyukan yang disebutkan Alquran,maka inilah salah satunya. Penghentian seperti inilah yang mewariskan kemampuan berpikir strategis,penghayatan emosional yang menyatu secara kuat dengan kesadaran dan keterarahan yang senantiasa terjaga di sepanjang jalan dakwah yang berliku dan curam. Maka,Allah SWT mengatakan,”&lt;b&gt;Belumkah datang saat bagi orang-orang beriman untuk&lt;/b&gt; &lt;b&gt;mengkhusyukkan hati dalam mengingat Allah dan dalam (menjalankan) kebenaran yang diturunkan. Dan bahwa hendaklah mereka tidak menjadi seperti orang-orang yang telah diberikan Alkitab sebelumnya (dimana) ketika jarak antara mereka (dengan sang Rasul) telah jauh,maka hati-hati mereka menjadi keras,dan banyak dari mereka yang menjadi fasik.” &lt;/b&gt;(QS.Alhadid:16)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Beginilah akhirnya kita memahami mengapa Rasulullah saw.menyunahkan umatnya melakukan itikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan;atau mengapa Allah SWT menanamkan kegemaran berkhalwat pada diri Rasulullah SAW tiga tahun sebelum diangkat menjadi Rasul;atau bahkan mengapa Umar bin Khattab mempunyai kebiasaan itikaf di Masjidil Haram sekali sepekan di masa jahiliyah. Begini pula akhirnya kita memahami mengapa majelis-majelis kecil para sahabat Rasulullah SAW di masjid atau di rumah-rumah berubah menjadi wacana yanv melahirkan gagasan-gagasan besar atau tempat merawat kesinambungan iman dan semangat jihad. Maka ucapan mereka ,kata Ali bin Abi Thalib,adalah zikir,dan diam mereka adalah perenungan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;Tradisi inilah yang hilang di antara kita sehingga diam kita berubah menjadi imajinasi yang liar; ucapan kita kehilangan arah dan makna. Maka,dakwah kehilangan semua yang ia butuhkan;pikiran-pikiran baru yang matang dan brilian,kesadaran yang senantiasa melahirkan kepekaan,dan semangat jihad yang tak pernah padam di sepanjang jalan dakwah yang jauh dan berliku.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.39in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-1069243573032093778?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/1069243573032093778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=1069243573032093778' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/1069243573032093778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/1069243573032093778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/05/mari-kita-berhenti-sejenak.html' title='MARI KITA BERHENTI SEJENAK'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-7464421452373142556</id><published>2008-04-24T18:26:00.000-07:00</published><updated>2008-04-24T18:27:47.664-07:00</updated><title type='text'>PUBLIC SPEAKING</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; page-break-after: avoid;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Bookman Old Style, serif;"&gt;Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Bookman Old Style, serif;"&gt;dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family:Bookman Old Style, serif;"&gt;(QS 41:33, Al Fushshilat)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.31in; margin-bottom: 0in;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;Public speaking&lt;/i&gt; atau berbicara di muka umum  sudah sangat tua usianya. Para Rasul menyampaikan risalah kenabian kepada umatnya melalui media ini. Demikian pula, Rasulullah Muhammad &lt;i&gt;shalallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/i&gt; menggunakannya untuk berda’wah menyampaikan wahyu Allah maupun pesan-pesan agama yang lain. Dari dulu sampai sekarang public speaking masih menjadi salah satu bagian kebudayaan umat manusia yang cukup dominan dalam menyampaikan informasi, menjelaskan ide-ide, menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Public speaking atau sering disebut dengan pidato adalah ucapan yang tersusun baik dan ditujukan kepada orang banyak. Kepandaian berbidato sering disebut dengan &lt;i&gt;rhetorika &lt;/i&gt;atau &lt;i&gt;oratori,&lt;/i&gt; sedang orangnya disebut dengan &lt;i&gt;rhetor&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;orator&lt;/i&gt;. Berpidato merupakan seni percakapan yang didukung dengan penggunaan bahasa yang baik dan wawasan keilmuan yang luas. Berpidato dalam dunia pesantren sering disebut dengan &lt;i&gt;khithabah &lt;/i&gt;dan orangnya disebut dengan &lt;i&gt;khatib&lt;/i&gt;. Kita dapat melihat orang yang cakap dalam berpidato dalam forum-forum kenegaraan, pengajian, ceramah, diskusi, debat, kampanye, pelatihan, dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; page-break-after: avoid;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;JENIS DAN METODE &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Public speaking merupakan bagian kehidupan sosial umat manusia. Mereka saling berkomunikasi satu sama lain dalam suatu kesempatan atau forum-forum tertentu. Ada beberapa jenis public speaking yang kita kenal di antaranya adalah:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Khotbah&lt;/b&gt;.  Berbicara di muka umum khususnya untuk tujuan penyampaian  pesan-pesan agama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Propaganda&lt;/b&gt;. Berbicara di muka umum untuk  menyampaikan ide dengan upaya keras meyakinkan pendengar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Kampanye&lt;/b&gt;.  Berbicara di muka umum untuk kelompok tertentu (partai) dengan  mempengaruhi massa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Penerangan&lt;/b&gt;.  Berbicara di muka umum untuk menerangkan sesuatu, misalnya program,  permasalahan, pembangunan dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Agitasi&lt;/b&gt;. Berbicara di muka umum dengan tujuan  untuk membakar semangat massa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Orasi ilmiah&lt;/b&gt;. Berbicara di muka umum, khususnya  untuk masyarakat ilmiah, yang dilakukan oleh seorang ahli dengan  menggunakan bahasa teoritis, ilmiah dan rasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Reportase&lt;/b&gt;. Berbicara di muka umum untuk  menyampaikan laporan tentang sesuatu kejadian secara terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berbicara di muka umum bukanlah hal yang mudah dilakukan oleh setiap orang, namun bukan pula hal yang teramat sulit untuk dipelajari. Untuk dapat berbicara di muka umum dengan baik membutuhkan kesiapan mental dan memerlukan keterampilan dalam penggunaan kata-kata, bahasa, logat, mimik wajah, peralatan dan penguasaan materi. Jam terbang atau pengalaman seseorang dalam berbicara di muka umum sangat berpengaruh terhadap kualitas pembicaraannya. Sebagai pedoman yang kiranya dapat membantu, ada baiknya memperhatikan metode-metode &lt;i&gt;public speaking&lt;/i&gt; berikut ini:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;b&gt;Metode  langsung&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;. Disebut dengan metode  &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;i&gt;impromptu&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;,  yaitu berpidato secara langsung dengan mengandalkan kemampuan,  kemahiran dan wawasan ilmu. &lt;/span&gt;Dilakukan tanpa persiapan yang  memadai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Metode  naskah&lt;/b&gt;. Berbicara di muka umum dengan bantuan naskah atau teks  tertulis yang telah dipersiapkan. Dapat kita jumpai dalam pidato  kenegaraan, siaran televisi atau acara-acara resmi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Metode  hafalan&lt;/b&gt;. Berpidato dengan menghafal naskah atau teks yang telah  dipersiapkan, khususnya dalam penggunaan bahasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Metode variatif&lt;/b&gt;. Menggabungkan ketiga metode  sebelumnya. Dilakukan secara langsung dengan memperhatikan  urut-urutan pembicaraan dan didukung persiapan naskah atau kerangka  pidato. Penggunaan bahasa dan kata-kata yang dipilih relatif bebas,  namun isi pembicaraan berorientasi pada naskah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; page-break-after: avoid;" align="justify" lang="sv-SE"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;SUSUNAN PEMBICARAAN&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menyusun pembicaraan di muka umum agar dapat  menjelaskan permasalahan dan memuaskan pendengar memerlukan keterampilan tersendiri. Secara umum susunan pidato  -khususnya dalam acara resmi- memiliki sistimatika sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Pembukaan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Islam mengajarkan agar pembicaraan kita bermanfaat dan mendapat rahmat Allah. Untuk itu pidato yang baik perlu dimulai dengan salam, memuji Allah, bersyahadat dan bershalawat kepada Rasulullah. Untuk membuka pembicaraan, disampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan berbicara yang diberikan, memperkenalkan diri dan menyampaikan secara ringkas pokok-pokok pembicaraan yang akan dibahas. Maksud dari pembukaan adalah untuk mengajak para hadirin memperhatikan pembicaraan dan mempersiapkan mereka untuk berkonsentrasi pada masalah yang akan disampaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.25in; text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol start="2"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Isi  bahasan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="it-IT"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebagai inti dari berbicara di muka umum atau berpidato, isi bahasan harus:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Disampaikan  dengan jelas, sistimatis dan menggunakan bahasa efektif. &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Memiliki  kerangka pembicaraan yang urut dan dapat dimengerti oleh pendengar. &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Membahas  tema dengan disertai alasan-alasan yang kuat serta didukung  informasi, fakta, data dan analisa yang logis. &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk  ceramah agama Islam, menyampaikan ayat-ayat Al Quraan dan atau Al  Hadits yang berhubungan erat dengan pembahasan. &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada  prinsipnya, seseorang yang berbicara di muka umum harus menyampaikan pokok-pokok bahasan dengan bahasa yang tepat dan ulasan yang memikat; jelas apa yang dia maksudkan, argumentatif dan dapat dimengerti para pendengarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 0.25in; text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol start="3"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Penutup.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="fi-FI"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Merupakan rangkuman dan kesimpulan pembicaraan yang telah disampaikan. Menjadi klimaks dari pidato, sehingga memberi kesan yang kuat pada hadirin. Bilamana perlu disertai do’a dan harapan. Setelah itu diakhiri dengan permohonan ma’af bila ada kekhilafan dan ditutup dengan salam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; page-break-after: avoid;" align="justify" lang="fi-FI"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;TEKNIK BERPIDATO &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="fi-FI"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="fi-FI"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Untuk berbicara di muka umum diperlukan teknik-teknik tertentu yang harus dipahami. Bukan hanya teknik saat berbicara saja yang sangat penting, tapi persiapannya sendiri merupakan faktor yang sangat mempengaruhi keberhasilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="fi-FI"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Teknik  mempersiapkan pidato.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menentukan  tujuan. Biasanya dinyatakan dalam tema atau judul pidato.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Memahami  pendengar. Apakah hadirinnya anak-anak atau dewasa, laki-laki atau  perempuan, bagaimana tingkat pendidikannya, lingkungan  masyarakatnya, jenis forumnya, bagaimana tanggapannya dan lain  sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menyusun  pidato dengan baik. Bilamana perlu dibuatkan naskah dengan didukung  referensi yang sesuai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berlatih  dengan serius, baik materi, vokal, bahasa, gaya, intonasi dan lain  sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="it-IT"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mempersiapkan diri, baik fisik maupun mental, terutama  rasa percaya diri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menghadiri  forum sebelum acara dimulai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol start="2"&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; page-break-after: avoid;" align="justify"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Teknik melaksanakan Pidato&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berpenampilan  rapi dan sopan disesuaikan dengan forum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menyampaikan  pidato dengan tenang, penuh rasa percaya diri dan menghargai  pendengar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menguraikan  pidato secara sistimatis. Bilamana perlu diselingi dengan humor  (bukan lelucon).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menerangkan  permasalahan secara jelas, argumentatif dan dapat didengar maupun  dimengerti para hadirin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;  &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mengatur dan memperhatikan waktu bicara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bila  terjadi kekurangan atau kekhilafan tidak segan untuk meminta ma’af.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Membuka  dan mengakhiri pembicaraan dengan salam. &lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; page-break-after: avoid;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%; page-break-after: avoid;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;PENUTUP&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemampuan berbicara di muka umum (&lt;i&gt;public speaking&lt;/i&gt;) sangat banyak manfaatnya, di antaranya membantu para da’i atau mubaligh dalam menda’wahkan Islam. Dengan keahliannya yang memukau seorang da’i dapat menerangkan Islam dengan jelas dan mudah mengajak jama’ah untuk meningkatkan iman dan taqwa. &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Demikian pula bagi anggota dan pengurus Remaja Masjid, kemampuan &lt;i&gt;public speaking&lt;/i&gt; sangat menunjang keberhasilan dalam berorganisasi. Karena dengan kemampuan berbicara di muka umum yang baik seorang aktivis Remaja Masjid dapat menjelaskan gagasannya, mengajukan usul, bertanya dan menyampaikan pendapat secara jelas serta memudahkannya dalam memimpin, memberi motivasi, melakukan koordinasi dan lain sebagainya&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 0.38in; margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-7464421452373142556?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/7464421452373142556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=7464421452373142556' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/7464421452373142556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/7464421452373142556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/04/public-speaking.html' title='PUBLIC SPEAKING'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-3423768546985860363</id><published>2008-04-11T20:46:00.000-07:00</published><updated>2008-04-11T20:51:41.938-07:00</updated><title type='text'>Ngasal Pilih Gubenur ??</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Elvira Nurfadhilah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pilgub Jawa Barat Langsung adalah momen yang sangat penting. Ini adalah momen pertama kita bisa menyuarakan aspirasi kita dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat secara langsung. Setiap orang memiliki hak suara yang sama, baik terpelajar, atau tidak, tua, muda, kaya, miskin semua mempunyai hak yang sama. Untuk menentukan orang no 1 di Jawa Barat, yang akan menetukan kebijakan di Jawa Barat yang kita cintai 5 tahun ke depan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sungguh Ironis bila momen penting ini berlalu begitu saja, tanpa ada perbaikan yang signifikan untuk Jawa Barat. Mengurus Jawa Barat memang bukan hal yang mudah, perlu kesungguhan mengurus penduduk Jawa Barat yang mencapai sekitar 40 juta penduduk. Masalah Kemiskinan, Kesehatan, Lapangan Pekerjaan, Pendidikan, Mahalnya sembako menjadi PR besar untuk Gubenur dan rengrengan asistennya yang akan mengurus kebijakan-kebijakan yang akan diambil dalam kepemimpinannya. Jangan sampai anggaran-anggaran dana justru mengalir ke kantong peribadi mereka dengan mengarang kebijakan-kebijakan yang seolah penting padahal hanya sekedar fiktip belaka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Karena itu gunakan hak pilih kita dengan sebaik-baiknya. Jangan sia-siakan suara kita dengan memilih orang yang tak bertanggung jawab untuk memimpin Jawa Barat. Dari Sekitar 40 juta penduduk jawa barat yang terdaftar di KPU hanya sekitar 30 juta yang masuk dalam DPT, bagi warga Jawa Barat yang belum terdaftar DPT jangan berkecil hati. Mungkin ada oknum-oknum yang melakukan kecurangan dengan menghilangkan hak-hak suara kita, banyak cara mereka lakukan mempersulit untuk menjadi DPT. Kita tetap bisa memberikan konteribusi terbaik kita dengan mengingatkan orang-orang di sekitar kita agar tidak lupa dan &lt;i style=""&gt;ngasal&lt;/i&gt; memilih Gubernur. &lt;b style=""&gt;Buktikan 13 April&lt;/b&gt; adalah bentuk kepedulian kita terhadap nasib Jawa Barat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bagi siapapun yang terpilih nanti menjadi Gubernur harus ingat setiap janji yang diucapkan, dan harus ingat dana kampanye yang digunakan bukan sebagi aset untuk memperoleh kekayaan yang lebih besar. Tapi aset agar bisa mempunyai kesempatan untuk bisa memperbaiki Jawa Barat. Tolak Money Politik dari para Monkey-Monkey Politik.Tidak ada namanya menghalalkan segala cara bagi orang-orang yang bermartabat. Aksi Mahasiswa dan Pelajar Bogor kemarin &lt;i style=""&gt;(10 April 2008) &lt;/i&gt;adalah salah satu bukti kepedulian generasi muda akan nasib Jawa Barat 5 Tahun Ke depan dengan lantang dan Idealisme yang tinggi menyerukan ”Tolak Money Politik, Money Politik Awal Korupsi”. Bila menemukan kecurangan segara hubungi KPUD daerah anda, KPUD Bogor bisa menjadi salah satu contoh KPUD berjanji mau bersungguh-sungguh mengawal Pilgub ini agar bersih dari Money Politik dan bila terbukti ada kecurangan dalam proses ini siap untuk mendiskualifikasikan calon tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dengan adanya kesinergian antara semua elemen komponen Jawa Barat Masyarakat, KPUD, Pemerintah dan segala pihak yang terkait untuk sama-sama satu Visi dan Misi agar terpilih Gubernur Jawa Barat yang Jujur, Bertanggung Jawab, dan siap berkomitmen membawa Jawa Barat menjadi lebih baik, aman dan sejahtera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-3423768546985860363?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/3423768546985860363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=3423768546985860363' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/3423768546985860363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/3423768546985860363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/04/ngasal-pilih-gubenur.html' title='Ngasal Pilih Gubenur ??'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-6775984839608866763</id><published>2008-03-25T17:56:00.000-07:00</published><updated>2008-03-25T17:58:55.446-07:00</updated><title type='text'>Siapa Teroris Sebenarnya ??</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:6;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;u&gt;Oleh : Muhammad Gagah Prawira&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;u&gt;Dept.Kebijakan Publik KAMMI IPB&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; Masih segar dalam ingatan kita pada tahun 2003 betapa gencarnya isu bahwa Irak merancang sebuah senjata pemusnah massal. Isu itu disebarkan oleh sebuah negara besar bernama &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;Amerika Serikat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;. Bertindak seolah-olah sebagai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;Polisi Dunia&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; dia mengambil tindakan untuk menghukum Irak dengan menggulingkan paksa pemerintahan saat itu,bahkan tercatat sebagai sebuah invasi terbuka &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;terbesar&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; pasca perang dunia II dan perang Vietnam &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; Sungguh aneh tapi nyata,ketika Amerika membawa hal ini di kancah internasional (baca:Persatuan Bangsa-Bangsa) dengan harapan untuk mendapat restu ternyata anggota The Big Five yang lain yang sama-sama memiliki hak veto sudah jelas-jelas menolaknya. Tapi AS tetap melanjutkan niatnya untuk menginvasi Irak. Padahal sudah menjadi aturan dalam PBB ketika salah satu saja anggota The Big Five menggunakan hak vetonya maka batallah rencana apapun dari negara manapun. Pun setelah itu AS tetap menjalankannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; Ketika perang ini akhirnya dimulai pun warga negara AS sendiri mengadakan demo besar-besaran untuk menyatakan ketidaksetujuannya atas penyerangan AS ke Irak. Pun hal itu tidak menyurutkan niat AS untuk tetap melanjutkan akting palsunya sebagai polisi dunia. Bahkan demo-demo besar di berbagai negara menyatakan hal yang sama,yaitu kutukan terhadap AS atas penyerangannya ke Irak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; Tidak tanggung-tanggung,anggaran yang disiapkan untuk invasi ini.Lebih dari 1 trilyun dolar. Jelas ini menjadi tanda tanya besar mengingat bahwa saat itupun AS sedang ditempa ancaman invasi juga hutang luar negeri. Maka tidak berlebihan jika hal ini menimbulkan berbagai macam pertanyaan dan analisis dari para ahli tentang apa sebenarnya yang menjadi tujuan AS “mengamankan” Irak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; Maka tidak berlebihan jika sekarang publik mengarahkan perhatian kepada kondisi minyak Irak yang sangat melimpah. Karena sampai saat ini pun,setelah lima tahun invasi AS ke Irak dilakukan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;tidak pernah terbukti&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal seperti yang AS isukan. Konon,ketersediaan minyak di wilayah Irak cukup untuk konsumsi AS selama &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;500 tahun&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;. Hal itu akan menjadi sangat masuk akal karena hampir semua aktivitas manusia tidak mampu dipisahkan dari kebutuhan akan minyak,seperti BBM,konsumsi minyak rumah tangga,bahkan kebutuhan industri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; Sungguh mengenaskan,upaya ketidakadilan AS ini diperparah dengan pemberitaan media yang sama sekali tidak mendukung Irak sebagai sebuah negara yang punya hak untuk menentukan kebijakan negaranya sendiri. Bukankah suatu hal yang wajar jika kita mempertahankan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;rumah kita sendiri&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; jika ada orang asing yang berusaha &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;merusak bahkan menghancurkan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; rumah kita? Tapi usaha mempertahankan harga diri bangsa Irak justru dianggap sebuah aksi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;terorisme&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;. Hal ini diperparah dengan anggapan Barat bahwa agama &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;Islam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;lah penyebabnya. Harusnya kita melihat lebih dalam lagi mengapa mereka melakukan  itu bukannya malah mencari kambing hitam untuk menyalahkan keadaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; Prose eksekusi pemimpin Irak pun sangat tidak demokratis. Pengadilan yang terjadi hanyalah formalitas untuk menyingkirkan rezim saat itu. Alasan utama yang digunakan adalah kejahatan atas kemanusiaan dengan membunuh banyak warga Irak. Tapi tahukah pembaca semua bahwa perang yang diprakarsai oleh AS dibantu dengan sekutu-sekutunya telah menyebabkan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;korban yang lebih banyak.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; Menurut penelitian salah seorang pengamat dari Australia,lewat sebuah badan riset &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;Opinion Research Business &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;menyatakan  bahwa jumlah korban yang disebabkan perang Irak adalah sebesar &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;1 JUTA ORANG&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; bahkan mayoritas adalah warga sipil. Maka jika (Alm) Saddam Husen dianggap penjahat HAM atas pembantaian yang dilakukannya,maka harusnya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;Bush harus diberi gelar PENJAHAT PERANG INTERNASIONAL&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt; atas apa yang dilakukannya. Tapi mengapa sampai sekarang hal ini tidak pernah disinggung oleh PBB?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;Pertanyaan besar yang sangat sulit dijawab tapi sangat mudah untuk diucapkan. Setelah semua hal terjadi,maka &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;SIAPA TERORIS YANG SEBENARNYA????&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:Comic Sans MS, cursive;"&gt;&lt;b&gt;CP.gagah9787@gmail.com&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-6775984839608866763?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/6775984839608866763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=6775984839608866763' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6775984839608866763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6775984839608866763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/03/siapa-teroris-sebenarnya.html' title='Siapa Teroris Sebenarnya ??'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-2582002092815955582</id><published>2008-03-23T03:11:00.000-07:00</published><updated>2008-03-23T03:12:25.627-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-2582002092815955582?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/2582002092815955582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=2582002092815955582' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/2582002092815955582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/2582002092815955582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/03/blog-post.html' title=''/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-825129744042745860</id><published>2008-03-13T02:10:00.000-07:00</published><updated>2008-03-13T02:12:26.194-07:00</updated><title type='text'>Masih Hidupkah Nurani Kita?</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 26pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Muhammad Gagah Prawira&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ALHURR~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.jpg" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;" wrapcoords="-108 0 -108 21486 21600 21486 21600 0 -108 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\ALHURR~1\LOCALS~1\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image003.jpg" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;(Dept.Kebijakan Publik KAMMI IPB)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Seringkah kita mengamati keadaan orang lain? Jika ya maka apa yang kita amati? Kemudian,apa yang kita,rasakan,hayati,pikirkan,dan lakukan setelah itu?Seberapa seringkah kita mendengar sebuah informasi yang cukup pantas untuk direnungkan tapi kita hanya menanngapi dengan sepintas lalu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Jika beberapa waktu yang lalu kita sedikit dirisaukan dengan kalang kabutnya anggota DPR yang meminta ”upah”nya dinaikkan padahal total tunjangan yang mereka dapatkan adalah sekitar &lt;b&gt;&lt;u&gt;140 juta rupiah &lt;/u&gt;&lt;/b&gt;(sumber:detik.com) maka sekarang kita lihat sekitar kita dengan lebih jeli.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Dikutip dari &lt;u&gt;situs resmi Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat&lt;/u&gt;,bahwa kasus &lt;b&gt;gizi buruk&lt;/b&gt; sepanjang 2007 tercatat berjumlah 940 kasus,belum lagi yang tidak terlapor atau bahkan sengaja ditutup-tutupi. Ambillah contoh seperti yang terjadi di&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Kabupaten Rote Ndao (Pulau Rote), Nusa Tenggara Timur,lima balita tewas disebabkan busung lapar. Lebih gilanya lagi adalah,masyarakat yang mengalami gizi buruk masih dipusingkan dengan tingginya biaya perawatan di rumah sakit. Uniknya penanggulangan kasus ini oleh pemerintah kota setempat masih berkutat di sebuah acara yang bernama “menunggu pengesahan APBD!!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Padahal sangat jelas, menurut wakil bupati Rote Ndao,Bernard Pelle bahwa kasus-kasus gizi buruk dan busung lapar di daerahnya disebabkan oleh kemiskinan yang mengakibatkan para orang tua tidak mampu membelikan makanan bergizi bagi anak-anaknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Kemudian,bagaimana kita lihat kasus ibu hamil,Dg Basse (35)dan putranya,Bahir (5) di Makassar yang juga tewas akibat &lt;b&gt;kelaparan.&lt;/b&gt; Kasus lain yang terjadi di salah satu daerah di Jawa Tengah. APBD daerah setempat menganggarkan dana untuk membeli mobil dinas bagi bupati,wabup,dan anggota dewan sebesar &lt;b&gt;&lt;u&gt;800 juta&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; padahal tidak jauh dari kantor dinas DPRD setempat ada sebuah keluarga yang terpaksa memakan &lt;b&gt;nasi bekas&lt;/b&gt; yang diterima dari pemberian tetangga-tetangga sekitarnya untuk bertahan hidup!(sumber:trans TV) Maka setelah melihat kasus-kasus yangterjadi dio sekitar kita masih adakah rasa tega untuk setiap pejabat yang telah berada di eksekutif maup[un legislatif untuk meminta dan meminta lagi tunjangan demi tunjangan ataupun tambahan dana dengan dalih klasik “kepentingan atau operasional dinas”!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Sangat jelas tergambar bahwa elit politik kita mulai “kehilangan pendengarannya.” Atau bahkan lebih parah lagi,”kematian hati nuraninya?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Saudaraku..benarkah ini realitas kehidupan berbangsa di negara yang kita cintai ini? Bagaimana mungkin kita bisa makan berlebihan jika kita melihat saudara atau bahkan tetangga kita sendiri kelaparan? Ataukah kita sengaja melupakan sabda Rasul kita bahwa kita berkewajiban untuk memperhatikan tetangga kita. Masihkah belum cukup bukti kesengsaraan rakyat Indonesia akibat tidak diperhatikan oleh wakil rakyatnya sendiri?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Tanyakanlah pada diri kita masing-masing,benarkah kita bahagia dengan &lt;i&gt;keserbacukupan&lt;/i&gt; kita selama ini sementara orang-orang di sekitar kita mengalami kepedihan hidup sedemikian rupa padahal bisa jadi orang-orang itulah yang berjasa bagi kita ataupun keluarga kita,atau bahkan bagi bangsa ini. Bukankah arti kesuksesan sebenarnya adalah membuat orang lain bahagia dan sukses di segala bidangnya? &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Jadi sekarang siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini? Jawabnya adalah &lt;b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kita semua yang mengaku mencintai negeri ini. &lt;/b&gt;Maka,lakukanlah sesuatu sesuai bidang,minat,kapasitas,dan kesempatan. Tidak perlu menunggu korban-korban ketidakpedulian jatuh lagi hanya untuk membuktikan bahwa kita harus bergerak dan berubah. &lt;b&gt;Lakukan..dan lakukan!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;&lt;i&gt;Wahai manusia,siapapun dirimu dan apapun posisimu sekarang,yang masih memiliki segumpal darah yang bernama &lt;b&gt;hati&lt;/b&gt;,tanyakan hal itu pada dirimu dan jawablah dengan bukti nyata!! Bukan hanya retorika,dialektika di gedung-gedung dan seminar-seminar. Tapi ambil jasadmu dan gunakanlah untuk mengatasi kepedihan ini sebesar apapun kemampuanmu! Kita sudah bosan dengan segala macam bentuk tangis kepedihan,usap tangis itu &lt;b&gt;PAHLAWAN NEGERIKU!!&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;Cp.gagah9787@gmail.com&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-825129744042745860?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/825129744042745860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=825129744042745860' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/825129744042745860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/825129744042745860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/03/masih-hidupkah-nurani-kita.html' title='Masih Hidupkah Nurani Kita?'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-5933885122776722118</id><published>2008-03-13T01:59:00.002-07:00</published><updated>2008-03-13T02:00:00.861-07:00</updated><title type='text'>SBY-JK Memiskinkan Rakyat Indonesia</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sejak Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) terpilih menjadi presiden dan wapres RI tahun 2004 lalu hingga sekarang, kondisi kesejahteraan rakyat secara umum tidak ada perbaikan yang nyata. Jumlah rakyat miskin bertambah banyak, dan tidak mengalami perubahan secara signifikan meski berbagai usaha telah dilakukan, 7,17 juta orang hidup dengan pendapatan kurang lebih dari US$ 0,6 per hari, 70 juta orang hidup dengan pendapatan kurang dari US$ 1 per hari. Sebanyak 630.000 lebih orang miskin hidup di Jakarta sebagai ibukota Negara, 5 juta lebih balita yang mengalami gizi buruk dan busung lapar dan 24 juta orang (10,14% dari total penduduk) dalam keadaan buta huruf.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di bidang ketenagakerjaan, menurut data Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), pengangguran di Indonesia yang sekitar 40 jutaan telah menjadi ancaman buat Asean, dimana kontribusi Indonesia pada angka pengangguran di wilayah itu mencapai 60%. Pada sektor pendidikan, alokasi anggaran pendidikan yang hanya 11,58% dari mandat 20%, mengindikasikan pemerintah tidak peduli dengan anak-anak miskin yang putus sekolah disaat keluarganya terbebani biaya ekonomi yang tinggi (&lt;a href="http://jese-indonesia.blogspot.com/2007"&gt;http://jese-indonesia.blogspot.com/2007&lt;/a&gt;). Education watch Indonesia menyatakan bahwa angka siswa putus sekolah di Indonesia mencapai 36,73%.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Fenomena antre beras murah, minyak tanah, minyak goreng, melonjaknya harga kedelai, tepug terigu, daging dan lain-lain, serta merosotnya daya beli dan kualitas kesejahteraan rakyat adalah gambaran paling vulgar pemerintah SBY-JK saat ini. Bukannya kesejahteraan yang didapat, malah kemiskinan yang semakin menggila. Ditambah lagi dengan musibah/ bencana yang selalu menimpa negeri seolah melengkapi penderitaan rakyat tiada henti-hentinya, karena penanganan yang tidak profesiona, malah cenderung merugikan para korban itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Untuk itu Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia menuntut kepada SBY-JK sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mendesak      kepada SBY-JK untuk segera menurunkan harga-harga kebutuhan pokok      masyarkat, mengatasi krisis pangan nasional yang terjadi agar tidak      semakin menambah jumlah kemiskinan dan pengangguran di negeri ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mendesak      kepada SBY-JK untuk berhenti membayar bunga obligasi sebesar 60 triliun      pertahun kemudian mengalihkannya kepada program pengentasan kemiskinan dan      kesejahteraan rakyat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mendesak      SBY-JK agar berani mengadili para koruptor kelas kakap (seperti korupsi      BLBI 650 triliun rupiah) dan menyita harta kekasyaannya untuk      kesejahteraan rakyat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mendesak      kepada SBY-JK untuk serius dalam mengantisipasi dan menangani      bencana-bencana yang terjadi di negeri ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Demikian tuntutan-tuntutan ini kami sampaikan, sebagai berikut kepedulian sekaligus keprihatian yang mendalam akan kondisi bangsa yang semakin terpuruk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;HIDUP MAHASISWA!!! HIDUP RAKYAT INDONESIA!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bogor, 5 Maret 2008&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hermawan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ketua KAMMI Daerah Bogor&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;081389074700&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-5933885122776722118?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/5933885122776722118/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=5933885122776722118' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/5933885122776722118'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/5933885122776722118'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/03/sby-jk-memiskinkan-rakyat-indonesia.html' title='SBY-JK Memiskinkan Rakyat Indonesia'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-3485213556070110400</id><published>2008-02-29T23:03:00.000-08:00</published><updated>2008-02-29T23:04:47.932-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\CYBER2~1\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.jpg" title="My Flag"&gt;  &lt;w:wrap type="square"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 20pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;DPR :DEWAN PEMBUNUH RAKYAT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;(M.Gagah P., Dept.Kebijakan Publik KAMMI Komisariat IPB)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;KONYOL. Kiranya kata itulah yang cukup tepat mewakili wakil rakyat di DPR. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Coba amati saja ketika mereka bersidang, banyak tingkah aneh yang dapat kita lihat. Mulai dari tidur,ngobrol antar anggota,&lt;i style=""&gt;sms&lt;/i&gt;an,hingga melamun. Padahal mereka hadir disana sebagai pemegang amanah tertinggi atas kesejahteraan,kehidupan kebangsaan,serta nasib sekian juta warga Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;Tapi anehnya mereka masih menganggap kerja-kerja mereka sudah optimal sampai mereka berani meminta tunjangan yang lebih besar dengan alasan untuk kepentingan rakyat.Bagaimana mungkin anggota dewan yang sangat dipercayai oleh rakyat tega meminta tunjangan dinas yang lebih besar,diantaranya rumah dinas yang baru,tunjangan dinas,serta kendaraan mewah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang menghiasi gedung DPR bagaikan showroom mobil.Coba kita lihat data berikut,yaitu tunjangan-tunjangan ”kenikmatan” yang diambil dari keringat warganya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Fasilitas anggota DPR RI, 2004-2009:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Gaji pokok dan tunjangan&lt;br /&gt;1. Rp 4.200.000/bulan&lt;br /&gt;2. tunjangan&lt;br /&gt;a. Jabatan Rp 9.700.000/ bulan&lt;br /&gt;b. Uang paket Rp 2000.000/bulan&lt;br /&gt;c. Beras Rp 30.090/jiwa/bulan&lt;br /&gt;d. Keluarga:&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;suami/istri (10% X Gaji pokok Rp 420.000/bln)&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;anak (25 X Gaji pokok Rp 84.000/jiwa/bulan)&lt;br /&gt;e. Khusus pph, pasal 21 Rp 2.699.813&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.penerimaan lain-lain&lt;br /&gt;1. Tunjangan kehormatan Rp 3.720.000/bulan&lt;br /&gt;2. Komunikasi intensif Rp 4.140.000/bulan&lt;br /&gt;3. Bantuan langganan listrik dan telepon Rp 4.000.000&lt;br /&gt;4. Pansus Rp 2.000.000/undang-undang per paket&lt;br /&gt;5. Asisten anggota (1 orang Rp 2.250.000/bulan)&lt;br /&gt;6. Fasilitas kredit mobil Rp 70.000.000/orang/per periode&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.Biaya perjalanan&lt;br /&gt;1. Piket pulang pergi sesuai daerah tujuan masing-masing&lt;br /&gt;2. Uang harian:&lt;br /&gt;a. Daerah tingkat I Rp 500.000/hari&lt;br /&gt;b. Derah tingkat II Rp 400.000/hari&lt;br /&gt;3. Uang representasi:&lt;br /&gt;a. Daerah Tingkat I Rp 400.000&lt;br /&gt;b. Daerah Tingkat II Rp 300.000&lt;br /&gt;(keterangan: lamanya perjalanan sesuai program kerja, dan sebanyak-banyaknya 7 hari untuk kunjungan kerja per orangan, dan 5 hari untuk kunjungan kerja tim komisi/gabungan komisi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Rumah jabatan&lt;br /&gt;1. Anggaran pemeliharaan&lt;br /&gt;- RJA Kalibata, Jakarta Selatan Rp 3.000.000/rumah/tahun&lt;br /&gt;- RJA Ulujami, Jakarta Barat Rp 5.000.000/rumah/tahun&lt;br /&gt;2. Perlengkapan rumah lengkap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E. Perawatan kesehatan uang duka dan biaya pemakaman&lt;br /&gt;1. Biaya pengobatan (oleh PT Askes)&lt;br /&gt;- Anggota DPR, suamiak kandung/istri dan atau anak angkat dari anggota&lt;br /&gt;yang bersangkutan.&lt;br /&gt;- Jangkauan pelayanan nasional:&lt;br /&gt;&gt; Di provider diseluruh Indonesia yang ditunjuk termasuk provider ekslusif untuk rawat jalan dan rawat inap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Uang duka : -wafat (3 bulan X gaji)&lt;br /&gt;-tewas (6 bulan x gaji)&lt;br /&gt;3. Biaya pemakaman Rp 1.050.000/orang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. Pensiunan&lt;br /&gt;1. Uang pensiun (60% x gaji poko) Rp 2.520.000/bulan&lt;br /&gt;2. Tunjangan beras &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Anggota DPR sebagai Anggota Komisi atau Badan:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Gaji pokok Rp 4.200.000 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Tunjangan jabatan Rp 9.700.000 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Uang paket Rp 2.000.000 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Tunjangan kehormatan Rp 3.720.000 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Komunikasi Intensif Rp 4.410.000 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Bantuan listrik Rp 4.000.000 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left; line-height: normal;" align="left"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Total &lt;b style=""&gt;Rp 27.760.000&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;.&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Maka akan didapatkan kurang lebih hampir &lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;Rp.140.000.000&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; tunjangan yang mereka dapatkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;Padahal banyak sekolah-sekolah &lt;i style=""&gt;reot&lt;/i&gt; yang sudah tidak layak pakai tetap digunakan sebagai sarana pendidikan karena kurangnya pendanaan di bidang pendidikan. Mulai dari reformasi digelar sepuluh&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tahun yang lalu perjuangan untuk mendapatkan alokasi dana pendidikan sebesar 20% hingga saat ini pun belum juga &lt;i style=""&gt;goal&lt;/i&gt;. Belum lagi kemiskinan yang terjadi di perbatasan-perbatasan negara yang membuat warga &lt;i style=""&gt;Entikong,Kalimantan&lt;/i&gt; tega menjual harga diri kebangsaannya untuk dapat melanjutkan nafas hidupnya. Pengangguran yang menjurus pada meningkatnya kriminalitas,kasus TKW yang menyesakkan sampai terasa bahwa habislah harga diri bangsa ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Lalu pernahkah kita sedikit berimajinasi indah,bagaimana jika uang-uang itu digunakan untuk membangun sarana dan prasarana pendidikan?betapa itu akan sangat membantu dalam upaya &lt;i style=""&gt;mencerdaskan kehidupan bangsa&lt;/i&gt; yang diawali oleh kecerdasan warga negaranya. Bagaimana jika uang-uang itu digunakan untuk upaya-upaya cerdas pembangunan ekonomi dan teknologi Indonesia sehingga kakak-kakak perempuan dan ibu-ibu kita tidak perlu menjadi budak negara lain yang penuh dengan romantika penghinaan dan kekejaman kemanusiaan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;                 &lt;/span&gt;Dengan hal itu tidaklah hanya menjadi khayalan dan harapan bahwa &lt;/span&gt;&lt;st1:country-region&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt; mampu bangkit dari berbagai keterpurukan yang melandanya selama ini. Apakah sulit memulai hal ini? Itu bisa terjawab oleh hati pembaca masing-masing. Tapi yang jelas penulis hanya bisa mengatakan hal itu sangat sulit untuk dilakukan kecuali bagi yang &lt;b style=""&gt;&lt;u&gt;berjiwa pahlawan,berani bekerja keras sesuai dengan bidang apapun,di manapun,&amp;amp;kapanpun.&lt;/u&gt;&lt;/b&gt; Karena “Sukses suatu bangsa adalah Akumulasi Sukses Individu” (Marwah Daud Ibrahim,Ph.D). &lt;b style=""&gt;Maka Jadilah pahlawan itu!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Comic Sans MS&amp;quot;;" lang="EN-US"&gt;Cp.gagah9787@gmail.com&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-3485213556070110400?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/3485213556070110400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=3485213556070110400' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/3485213556070110400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/3485213556070110400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/02/dpr-dewan-pembunuh-rakyat-m.html' title=''/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-8250180279721988351</id><published>2008-02-25T19:58:00.001-08:00</published><updated>2008-02-25T20:02:58.882-08:00</updated><title type='text'>Tanggapan...</title><content type='html'>Kondomisasi Bukan Solusi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Gagah Prawira&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kadept.Kebijakan Publik KAMMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisariat Institut Pertanian Bogor)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suatu hari ada 3 orang yang berasal dari Jerman,Jepang,dan Indonesia. Perbincangan mereka berkutat tentang pengolahan bahan-bahan bekas di negara masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang jerman itu berkata,”Di negara saya,susu-susu basi yang ada dapat kami olah menjadi keju&amp;amp;kami ekspor ke negara-negara berkembang di Asia tenggara khususnya Indonesia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian si Jepang menjawab,”Kalau di tempat saya,alat-alat elektronik yang sudah tidak layak pakai,khususnya komputer akan kami modfikasi dan kami ekspor ke Indonesia,ya minimal negara kami bisa mengurangi limbah elektronik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu akhirnya orang Indonesia ini angkat bicara,”Lain lagi kalau di negara saya. Inovasi kami sangat unik dan mencengangkan. Permen karet yang tuan-tuan makan selama ini berasal dari mana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dari Indonesia”,jawab si Jerman dan si Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah,permen karet yang anda konsumsi itu berasal dari modifikasi dan inovasi pangan negara kami yang kami olah khusus untuk selanjutnya kami ekspor. Anda tahudari apa permen itu dibuat?”, orang Indonesia ini kembali bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak,kami tidak tahu.”,kata si Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Permen karet yang kami ekspor itu berasal dari KONDOM BEKAS yang warga masyarakat kami konsumsi.”,jawab si Indonesia sambil tersenyum simpul.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari cerita itu benar-benar ada atau tidak kita mulai bertanya-tanya apakah mungkin Indonesia akan membuat permen karet dari kondom bekas? Itu dikembalikan lagi pada pembaca masing-masing. Hanya yang ingin disampaikan adalah bagaimana mungkin bangsa besar ini (baca:Indonesia) akan berusaha melegalkan kondom yang selama ini telah menjadi icon sangat-sangat tabu untuk diperbincangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pola pikir warga Indonesia yang semakin berkembang baik atau yang terjadi justru adanya hal-hal nyeleneh yang diakibatkan kejeniusan yang tidak terkawal oleh akhlak yang baik. Bagaimana mungkin kita berharap akan sampai ke sebuah pulau idaman sedangkan perahu kita menuju sebuah pusaran air yang benar-benar bisa menghancurkan perahu yang kita tumpangi. Lebih jelasnya,bagaimana mungkin kita berharap adanya kesejahteraan di negeri ini tanpa dibarengi pembangunan fisik dan akhlak yang sinergis dan optimal? Bahkan yang ada malah kebijakan-kebijakan yang mengarah pada hal-hal yang tidak jelas. Ditambah lagi sepertinya masalah moral belum menjadi prioritas di bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita tengok beberapa tempo yang lalu. Bagaimana peliknya penggodokan RUU Aksi Pornografi dan Pornoaksi yang hingga saat ini belum rampung. Belum lagi lahirnya majalah mesum “Playboy” yang jelas-jelas merusak nama baik media dan juga ditolak sebagian besar warga Indonesia dan uniknya hingga hari ini majalah sampah ini masih terbit dan dapat diakses bebas oleh siapa dan kapanpun. Terakhir,hal yang mengejutkan adalah adanya upaya untuk melegalkan kondom bagi masyarakat dengan dalih mengurangi ancaman virus HIV/AIDS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya pelegalan kondom lebih bermaksud memberikan pemikiran mesum (tepatnya kotor jika penulis boleh mengatakannya). Sebab,dengan pelegalan kondom akan memperluas akses masyarakat akan barang ini. Bisa dibayangkan apa yang terjadi jika yang mengakses barang ini adalah anak-anak/adik-adik kita? Maka memori otak yang berada di usia cemerlang itu akan terkotori dengan adanya pemikiran yang belum waktunya untuk diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi para remaja saat ini. Di usia-usia itulah mereka berusaha meneksplorasi,mencari jati diri,menemukan identitas dan kepribadian yang ada pada dirinya. Hal ini tentu sangat tidak produktif karena saat itu harusnya yang dilakukan adalah upaya pengembangan kapasitas diri sebagai generasi yang harus memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Jika saat itu pemikiran mereka terasuki hal-hal yang mengundang nafsu tentu saja kita bisa memprediksi apa yang terjadi dengan kepribadian mereka? Lalu secara lebih jauh,GENERASI APA YANG MUNCUL DI TENGAH-TENGAH KITA? Jangan-jangan ‘generasi sampah lagi-sampah lagi!!’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak lain dari pelegalan kondom ini adalah semakin memberikan lampu hijau akan adanya seks bebas. Sehingga akan ada sebuah jargon buruk,”Zina bolehlah asalkan save.” Dari penelitian yang dilakukan oleh Prof Dr Kasuwi Saiban merujuk pada seorang peneliti di Jogjakarta menyebutkan bahwa 97,05% dari 1660 mahasiswi (sekitar 1611 orang) sudah tidak perawan,kemudian data yang didapat oleh Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menyebutkan bahwa sekitar 15 persen remaja Indonesia pernah berhubungan seks pranikah,lalu data dari penelitian yang dilakukan oleh Annisa Foudation pada tahun 2006 kepada para pelajar di tingkat SMP dan SMA di Cianjur,Jawa Barat terungkap fakta bahwa 42,3 persen pelajar telah melakukan hubungan seks yang pertama di bangku sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari fenomena itu apakah belum cukup adanya hal yang harus kita benahi dari moral bangsa ini? Ataukah kita hanya berusaha mencari inovasi atau terobosan baru sebagai alasan untuk menutup mata dari hal ini? Jika ingin mengurangi bahkan memberantas seks dan pergaulan bukanlah dengan cara “tebar kondom”. Tapi seharusnya adalah upaya serius dan intensif untuk menanamkan kesadaran bahwa pergaulan yang tidak sehat adalah peluang besar untuk menghancurkan generasi dan tentunya kesadaran sebagai bangsa yang bermoral,bermartabat,dan beragama untuk mengatakan dengan lantang“ZINA ADALAH DOSA BESAR!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(CP.085710521045---Hanya menerima SMS---)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-8250180279721988351?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/8250180279721988351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=8250180279721988351' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/8250180279721988351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/8250180279721988351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/02/tanggapan.html' title='Tanggapan...'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-3492859737636968009</id><published>2008-02-25T19:48:00.000-08:00</published><updated>2008-02-25T19:49:34.859-08:00</updated><title type='text'>Mata Kuliah</title><content type='html'>Inilah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Kuliah Universitas2 di Indonesia,SEHARUSNYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Manajemen Anti Kemalasan&lt;br /&gt;2. Akuntansi kepercayaan&lt;br /&gt;3. Teknik Anti Pencurian&lt;br /&gt;4. Biokimia Perasaan Dengki&lt;br /&gt;5. Psikologi Kedisiplinan&lt;br /&gt;6. Sejarah Korupsi dan Pemberantasannya&lt;br /&gt;7. Filsafat Manusia Bermoral&lt;br /&gt;8. Ilmu Kedokteran untuk Pecandu Narkoba&lt;br /&gt;9. Ilmu Komunikasi antarsuku antaragama&lt;br /&gt;10.Sosiologi keluarga; tanggung jawab ayah-ibu dalam mendidik anak&lt;br /&gt;11.Politik Anti Munafik&lt;br /&gt;12.Sejarah Kegagalan Orang Dengki&lt;br /&gt;13.Tata Kota: Membangun Kota untuk membudayakan Antri&lt;br /&gt;14.Manajemen Empati&lt;br /&gt;15.Programming: H-Language [Honesty Language]&lt;br /&gt;16.Kriminologi Anti Curanmor&lt;br /&gt;17.Ilmu Pertanian: Budidaya Tanaman Percantik Negeri Penuh Polusi&lt;br /&gt;18.Psikologi Penyuapan&lt;br /&gt;19.Farmasi Terapan: Peran Farmasi dalam Memberantas Kemalasan&lt;br /&gt;20.Filsafat Manusia Maju&lt;br /&gt;21.Arkeologi: Mengorek Peninggalan Bangsa-Bangsa yang Runtuh karena&lt;br /&gt;Malas&lt;br /&gt;22.Kalkulus Kemalasan: Mempelajari tentang Malas dan Segala&lt;br /&gt;Konsekuensi Matematisnya&lt;br /&gt;23.Ilmu Gizi: Kritik Pedas terhadap Konsumer Makanan dengan Rasa&lt;br /&gt;Serba Terlalu (Terlalu pedas, manis, asin dll.)&lt;br /&gt;24.Seksologi Anti Pelecehan Seksual&lt;br /&gt;25.Farmasi Terapan: Invention towards Anti-gossiping medicine&lt;br /&gt;26.Teologi: Distingsi moralist religious and symbollic religious&lt;br /&gt;27.Hukum: Tinjauan Hukum Pidana bagi Orang Malas&lt;br /&gt;28.Tata Boga: Memasak untuk kesehatan jangka panjang, bukan untuk&lt;br /&gt;kesedapan sesaat&lt;br /&gt;29.Bela Diri:Kiat meloloskan diri saat tawuran, kerusuhan massal&lt;br /&gt;30.Teknik Lingkungan: Kiat Pengkondisian Lingkungan yang bebas dari&lt;br /&gt;nyamuk&lt;br /&gt;31.Psikologi Penipuan&lt;br /&gt;32.Sejarah Yunani: Mengenal Lebih Dekat Narcissus&lt;br /&gt;33.Ekonomi Kerakyatan Anti Rakyat Malas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-3492859737636968009?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/3492859737636968009/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=3492859737636968009' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/3492859737636968009'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/3492859737636968009'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/02/mata-kuliah_25.html' title='Mata Kuliah'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-8221099751383591324</id><published>2008-02-25T19:39:00.001-08:00</published><updated>2008-02-25T19:43:02.631-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>PERNYATAAN SIKAP POLITIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESATUAN AKSI MAHASISWA MUSLIM INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(KAMMI) PUSAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MENYIKAPI KONDISI KEBANGSAAN SAAT INI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYO BERGERAK LAWAN REZIM PENINDAS RAKYAT !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) terpilih menjadi presiden RI tahun 2004 yang lalu hingga sekarang, kondisi kesejahteraan rakyat secara umum tidak ada perbaikan yang nyata. Jumlah rakyat miskin bertambah banyak, dan tidak mengalami perubahan secara signifikan meski berbagai usaha telah dilakukan. Malah menurut BPS, jumlah rakyat miskin di tahun 2006 meningkat menjadi 39,05 juta orang dari tahun sebelumnya yang berjumlah 35 juta orang. Di tahun 2007, meski pemerintah melalui BPS mengumumkan jumlah penduduk miskin turun menjadi 37,17 juta orang atau 16,58 persen dari total penduduk Indonesia selama periode bulan Maret 2006 sampai dengan Maret 2007, tapi Bank Dunia menyatakan jumlah penduduk miskin di Indonesia tetap di atas 100 juta orang atau 42,6%. Ini didasarkan pada perhitungan penduduk yang hidup dengan penghasilan di bawah USD 2/hari/orang, dari jumlah penduduk Indonesia 232,9 juta orang pada 2007 dan 236,4 juta orang pada 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bidang ketenagakerjaan, misalnya, menurut data Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), pengangguran di Indonesia yang sekitar 40 jutaan telah menjadi ancaman buat ASEAN, di mana kontribusi Indonesia pada angka pengangguran di wilayah itu mencapai 60%. Pada sektor pendidikan, alokasi anggaran pendidikan yang hanya 11,85 % dari mandat sebesar 20 %, mengindikasikan pemerintah tidak peduli dengan banyaknya anak-anak miskin yang putus sekolah di saat keluarganya terbebani biaya ekonomi yang tinggi. (http://jcsc- indonesia. blogspot. com/2007). Education Watch Indonesia menyatakan bahwa angka siswa putus sekolah di Indonesia mencapai 36,73%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bidang perekonomian, pemerintah lebih mendengarkan arahan IMF dengan menerapkan Washington Consensus yang menetapkan privatisasi dan liberalisasi ekonomi sebagai ujung tombak kebijakannya. Padahal privatisasi dan liberalisasi perekonomian justru akan semakin menjauhkan upaya pemerinyah dalam memenuhi hak kesejahteraan bagi rakyat, karena pengelolaan public goods (kebutuhan publik) diserahkan kepada sektor privat/swasta yang bernalar untuk mengeruk keuntungan bukan memberikan pelayanan. Hal ini jelas bertentangan dengan UUD 1945 yang telah menetapkan bahwa public goods mestinya dikelola oleh negara untuk digunakan bagi kesejahteraan rakyat banyak (UUD 1945 Pasal 33).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta menunjukkan, dengan payung liberalisasi dalam investasi dan privatisasi sektor publik, perusahaan multinasional asing seperti Exxon Mobil Oil, Caltex, Newmount, Freepot, dan lainnya dengan mudah mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia dan semua potensi ekonomi yang ada, sehingga kontribusi SDA Migas dan Non Migas terhadap APBN makin lama makin sedikit. Sementara, privatisasi sektor publik mengakibatkan kenaikan perkwartal harga-harga seperti; Tarif dasar listrik (TDL), telepon, dan Bahan bakar minyak (BBM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi pengeluaran, terdapat alokasi belanja yang sangat kontradiktif, di mana dana pajak yang dipungut dari masyarakat dengan susah payah, yang semestinya dibelanjakan untuk kepentingan rakyat, ternyata sebagian besar untuk membayar utang yang rata-rata tiap tahun sebesar 25-30 % dari total anggaran. Sebagai contoh, Dalam APBN-P 2007, anggaran belanja subsidi BBM dan lainnya sebesar 105 trilyun, sedangkan pembayaran utang bunga Rp 83,5 trilyun dan cicilan pokok Rp 54,7 trilyun atau total sebesar Rp 138,2 trilyun. Jelaslah bahwa penyebab defisit APBN bukanlah besarnya subsidi melainkan utang yang sebagian besar hanya dinikmati oleh sekelompok kecil, yaitu konglomerat untuk kepentingan restrukturisasi perbankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korupsi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya korupsi di Indonesia dibuktikan oleh hasil survei yang dikeluarkan Political and Economic Risk Consultancy (PERC) Hong Kong yang dilaksanakan pada Januari–Februari 2007 lalu, yang menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup kedua di Asia atau sejajar dengan Thailand. Indonesia bersama Thailand menduduki peringkat kedua dengan skor 8,03, setingkat di bawah Filipina yang mendapat nilai 9,40. Bagi Indonesia, hasil ini sedikit lebih baik dari tahun lalu di mana Indonesia mendapat nilai 8,16.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi ini menegaskan bahwa Indonesia tidak lebih baik dari negara-negara benua Afrika, seperti Togo, Burundi, Etiopia, Republik Afrika Tengah, Zimbabwe, dan negara tetangga, Papua Nugini, yang juga bersama-sama Indonesia menempati urutan 130 dunia. Berarti, pemberantasan korupsi belum mencapai sasaran yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, menurut laporan Transparency International Indonesia (TII), Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia turun dari 2,4 di tahun 2006 menjadi 2,3 di tahun 2007. Artinya, tingkat korupsi di Indonesia meningkat dan masuk ke dalam negara yang dipersepsikan terkorup di dunia .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 180 negara yang disurvei TII, Indonesia menduduki peringkat 143. Skala peringkat IPK mulai dari 1 sampai 10. Semakin besar skor IPK suatu negara, semakin bersih negara tersebut dari tindak pidana korupsi. Sebagian besar responden dalam penentuan peringkat IPK adalah pengusaha yang berhubungan langsung dengan birokrat yang korup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah kepemimpinan SBY JK memang terlihat ada pejabat atau mantan pejabat yang dimajukan ke pengadilan, tapi sayangnya pemberantasan korupsi tersebut masih bernuansa politik balas dendam dan terlihat tebang pilih. Misalnya, sejauh ini belum terlihat para pengemplang BLBI dan para pejabat yang bertanggungjawab yang telah merugikan negara ratusan triliun diadili. Yang terjadi, Mahkamah Konstitusi (MK) justru mencabut beberapa instrumen hukum pemberantasan korupsi. Pertama, dengan membatalkan aspek keadilan material atau hanya mengakui keadilan legal formal. Yang memilukan lagi, MK juga membatalkan kewenangan Komisi Yudisial untuk mengawasi perilaku para hakim. Sementara ide pembuktian terbalik yang diyakini akan sangat efektif menjerat para koruptor, hingga kini juga tidak mendapat respon semestinya dari parlemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya Presiden SBY akan memimpin langsung pemberantasan korupsi di negeri ini dan memulainya dari istana terlebih dahulu, tapi faktanya pada kasus Yusril Izha Mahendra (Mensesneg waktu itu) dengan Taufiqurrohman Ruki (Ketua KPK saat itu) bisa selesai secara 'adat'. Artinya SBY malah melindungi para Koruptor bukannya memberantas korupsi sebagaimana janji-janji pada saat kampanye dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagalnya penanganan kasus korupsi juga dipicu oleh rendahnya integritas para penegak hukum itu sendiri. Yang paling menyakitkan adalah ketika mega korupsi diselesaikan secara politik, seperti dalam kasus BLBI. Majalah GATRA No. 27 thn XIII (17-23 Mei 2007) menulis pernyataan mantan Jaksa Agung, Abdurahman Saleh, yang mengungkapkan bahwa semasa Presiden Megawati dikeluarkan surat keterangan lunas bagi para obligor BLBI. Pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid, kasus BLBI diselesaikan melalui skema master settlement and acquisition agreement (MSAA). Pertanyaannya adalah, apakah semua keputusan politik itu diberikan tanpa kompensasi apapun dari para koruptor?Lalu bagaimana sikap Rezim SBY-JK terhadap kasus Korupsi ini?karena sampai detik ini para koruptor tersebut belum ditangkap dan harta kekayaannya pun belum disita untuk rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sidang interpelasi BLBI yang tidak dihadiri presiden pada selasa 12/02 ( kompas 13/02/08 ) disenayan kemarin menuai banyak interupsi dan aksi walk Out anggota Fraksi di DPR, hal ini terjadi karena presiden selalu mendelegasikan jawaban yang diajukan melalui "pembantu-pembantuny a," dimana banyak terjadi ketidak sempurnaan ( Kesalahan, Kekurangan dan atau manipulasi ) berkas- berkas yang terkait dengan hak jawab presiden pada sidang interpelasi tersebut. Ini menunjukkan presiden SBY selaku kepala negara memang tidak siap menjadi presiden atau jangan – jangan ia memang ikut melindungi para Koruptor kakap itu sebagaimana presiden-presiden terdahulu. Pertanyaannya ialah jika kepala negaranya saja sudah tidak serius dalam mendukung upaya penyelesaian Korupsi BLBI, lalu siapakah yang akan menuntaskan kasus ini jika pucuk tertinggi negara ini saja selalu berlepas diri (Cuci tangan) dengan alasan – alasan yang tidak masuk akal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intervensi Asing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang kepemimpinan SBY-JK ini, kita merasakan derasnya arus intervensi asing, khususnya yang dilakukan oleh negara-negara adidaya seperti AS dan Inggris. Tentu itu semua bisa terjadi karena kita selalu lemah dan selalu mau diintervensi baik di lapangan ekonomi maupun politik. Di bidang politik di antaranya bertujuan untuk menjaga agar Indonesia tetap dikuasai oleh kekuatan politik yang sealiran dengan kepentingan AS. Diantaranya adalah; penandatanganan perundingan kerjasama pertahanan (Defence Cooperation Agreement/DCA) dengan Singapura. Perjanjian ini memberikan hak latih bagi militer Singapura di wilayah Indonesia yang membentang antara Pulau Natuna Besar dan Kepulauan Anambas. Bayangkan saja, kita (baca: Indonesia) sebagai negara yang berdaulat dan kaya akan suber daya alam, malah mengizinkan negara-negara lain mengeruk habis kekayaan alam, bahkan membiarkan negara lain untuk berlatih perang ditanah kekuasaannya. Ini adalah pertanda bahwa Rezim SBY-JK tidak lain merupakan Rezim boneka Asing!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan di negara ini sedang dikapitalisasi dan diliberalisasi. Pembahasan RUU Badan Hukum Pendidikan (BHP) telah selesai dan siap di uji publik. Privatisasi pendidikan melalui BHMN/BHP membawa konsekuensi berupa pengelolaan lembaga/instansi pendidikan yang lebih otonom. Jika sebelumnya pengelolaan lembaga/instansi pendidikan khususnya negeri didominasi oleh pemerintah, maka dengan adanya privatisasi lembaga/instansi pendidikan memiliki kewenangan yang lebih dalam mengelola lembaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rezim SBY-JK semenjak terpilih Tidak pernah merealisasikan Anggaran pendidikan yang ditetapkan Undang-undang yakni sebesar 20% dari total APBN. Sampai tahun 2007 kemarin saja, pemerintah hanya mengalokasikan Rp 90.10 triliun (hanya 11.8% dari APBN). Lagi-lagi SBY-JK terbukti melanggar konstitusi negara. (Lihat amandemen keempat UUD 1945 Pasal 22).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, peran pemerintah dalam sektor pendidikan semakin dikurangi, termasuk masalah dana. Konsekuensinya dana pendidikan akan diambil dari masyarakat (dalam bentuk SPP dan non-SPP). Sebagai contoh, ITB tahun 2007 butuh Rp 392 miliar, untuk itu diberlakukan SPP reguler 2006/2007 Rp 3.25 juta/semester; Sekolah Bisnis Manajemen dikenakan Rp 625.000,00/SKS. Fakultas Kedokteran salah satu PT di Jawa memungut Rp250 juta – 1 milyar. Kalau ini terus berlanjut maka orang miskin 'dilarang sekolah'. Kapitalisasi dan liberalisasi ini berlaku mulai Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi. Ketika dana dari pemerintah minim, kampus dijadikan alat untuk menghasilkan uang, atau dana berasal dari pinjaman asing. Akibatnya, terjadi ketergantungan dana pada pihak asing, khususnya Bank Dunia dan ADB. Hal ini menciptakan 'penjajahan' kurikulum, kultur, dan isi otak sumber daya manusia Indonesia. Dan akibatnya, rakyat menjadi kuli di negerinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik Luar Negeri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, politik luar negeri Indonesia terlihat semakin meninggalkan prinsip 'bebas dan aktif' nya. Beberapa kebijakan luar negeri yang diambil justru semakin menunjukkan Indonesia lebih berkiblat pada kepentingan Barat terutama AS dan sekutunya. Dukungan Indonesia terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1747 yang memberikan sanksi terhadap Iran misalnya, menjadi salah satu bukti bahwa Indonesia tunduk pada tekanan AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjajahan atas Palestina masih terus berlangsung. Kedatangan Presiden Palestina, Mahmoud Abbas ke Indonesia Senin (22/10/07), tidak bisa dilepaskan dari kerangka kebijakan AS. Tujuannya adalah untuk meminta dukungan pemerintah dalam konferensi di Annapolis yang disponsori Amerika Serikat, November 2007 lalu. Konferensi itu sarat dengan kepentingan AS dan Israel, tampak dari tidak dilibatkannya Hamas. Padahal Hamas mendapat dukungan yang luas rakyat Palestina. Kesediaan Indonesia hadir dalam konferensi Annapolis mengundang kecaman dari Pimpinan Hamas di Jalur Gaza, Mahmud Zahar, "Saya sangat kecewa pada pemerintah Indonesia yang telah mengkhianati rakyat Palestina", ujarnya. Semua ini makin mempertegas bahwa Indonesia pro AS dan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Indonesia malah secara diam-diam menjalin hubungan baik dengan Israel yang merupakan 'anak emas' AS. Sudah terjalinnya hubungan baik ini secara terbuka diakui Shimon Peres (Presiden Israel) menyatakan, bahwa underground relations (hubungan bawah tanah) Indonesia dengan Israel telah terbangun lama. "Kami punya hubungan baik dengan Mesir, Jordania, Turki dan juga Indonesia," ujarnya. (Jawa Pos, 4/11/2007).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkenaan dengan realita tersebut diatas, Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyatakan sikap sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bahwa Rezim Kabinet Indonesia Bersatu yang di pimpin oleh SBY – JK, hingga detik ini, belum secara nyata menunjukan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Hal ini telah mempertegas KEGAGALAN pemerintahannya dalam mengemban amanah rakyat untuk melakukan perubahan di negeri ini. Untuk itu, KAMMI mendesak kepada SBY – JK agar Menyudahi Politik kamuflase nya dan segera membuat kebijakan nyata yang berpihak kepada rakyat dan bangsa.&lt;br /&gt;2. Mendesak kepada SBY-JK untuk segera menurunkan harga-harga kebutuhan pokok masyarakat, mengatasi krisis pangan nasional yang terjadi agar tidak semakin menambah jumlah kemiskinan dan pengangguran di negeri ini&lt;br /&gt;3. Mendorong kepada segenap lapisan masyarakat dan bangsa untuk meneguhkan niat, semangat dan gerakan di tahun 2008 sebagai tahun penegasan kembali kedaulatan dan kemandirian bangsa. Hal ini bisa ditempuh dengan cara melakukan nasionalisasi aset-aset strategis (sumber daya mineral, energi dan telekomunikasi) , memberikan akses pendidikan murah dan mudah bagi semua lapisan masyarakat dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, memperkuat basis ekonomi kerakyatan dengan memberikan proteksi kepada UKM, membatasi liberalisasi ekonomi nasional dan memperkuat basis pertahanan dan keamanan nasional.&lt;br /&gt;4. Mendorong dan mendukung munculnya pemimpin nasional yang berjiwa muda, progresif, berpihak kepada kedaulatan dan kemandirian nasional dan memiliki kemampuan mengelola potensi nasional.&lt;br /&gt;5. Menyerukan kepada segenap kader KAMMI, elemen-elemen masyarakat dan bangsa untuk tetap melakukan gerakan oposisi kritis terhadap pemerintahan saat ini, karena sudah berulang kali mengeluarkan kebijakan yang tidak berpihak kepada keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah Pernyataan sikap kami, sebagai bentuk kepedulian dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap NKRI. Semoga kiranya Allah SWT memberikan keselamatan pada bangsa kita, bangsa yang kita cintai, Indonesia. Ayo Bergerak, Lawan Rezim Penindas Rakyat! Merdeka !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, 15 Februari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengurus Pusat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taufiq Amrullah, ST, ME Rahman Toha Budiarto, ST&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum Sekretaris Jendral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cp: 08161188905 Ariyanto Hendrata (Kabid.Kebijakan Publik)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-8221099751383591324?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/8221099751383591324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=8221099751383591324' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/8221099751383591324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/8221099751383591324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/02/pernyataan-sikap-politik-kesatuan-aksi.html' title=''/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-6471586983232926391</id><published>2008-02-25T19:16:00.000-08:00</published><updated>2008-02-25T19:19:54.315-08:00</updated><title type='text'>WORO-WORO</title><content type='html'>Kepada rekan2 DKP IZZAL silahkan isi&amp;amp;rawat blog ini dengan baik y......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-6471586983232926391?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/6471586983232926391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=6471586983232926391' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6471586983232926391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6471586983232926391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/02/woro-woro.html' title='WORO-WORO'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6938451671987166942.post-6770811091887879449</id><published>2008-02-25T02:58:00.000-08:00</published><updated>2008-02-25T03:06:33.456-08:00</updated><title type='text'>Soeharto, Layakkah disebut PAHLAWAN???</title><content type='html'>Wafatnya Soeharto beberapa waktu yang lalu telah membuat kontroversi tersendiri mencuat ke public jadi topic hangat dalam perbincangan hingga menimbulkan suatu pertanyaan layakkah Soeharto disebut “pahlawan nasional”.  Di tvtv dimuat perjalanan dan kiprahnya selama ini di panggung dunia politik, beberapa prestasinya yang telah berjaya mengantarkan bangsa Indonesia merasakan hidup bergelimang kenikmatan mendapat pangan dengan harga yang stabil dan mencukupi kebutuhan nasional yang dikenal dengan swasembada pangan, namun, situasi sebaliknya terjadi dan mau tidak mau semuanya harus merasakan kenyataan pahit kalau seluruh hutang Soeharto atas nama negara kini menjadi tanggungan rakyat, begitu pula generasi berikutnya yang tidak tahu menahu dan terlibat didalamnya juga harus mau menanggung akibat perbuatannya. Inikah yang disebut “pahlawan”, yang seharusnya memikirkan masa depan negara dan kesejahteraan rakyat tentunya tidak dijadikan taruhan. Pada masanya, siapapun yang berbicara tentang pemerintahannya dan mengkritik gaya kepemerintahannya apalagi berkomentar terhadap kebijakannya, akan dipenjarakan dan tidak diketahui lagi bagaimana nasibnya. Kesadaran masyarakat mulai timbul ketika seluruh organisasi mahasiswa termasuk KAMMI yang mulai gerah dengan tindakan Soeharto selama menjabat sebagai presiden menduduki gedung MPR, menuntut Soeharto agar turun dari jabatannya sebagai presiden. Kekuasaanya selama 32 tahun runtuh keesokan harinya melalui pernyataannya mengudurkan diri sebagai presiden RI dan secara otomatis kedudukannya digantikan oleh BJ. Habibie menjadi presiden RI, mengisi sisa masa jabatannya. Durasi pergantian dan serah jabatan ini tidak berlangsung lama hanya membutuhkan waktu lima menit. Kala itu seluruh mahasiswa merasakan kegembiraan atas runtuhnya rezim orde baru kemudian memasuki era reformasi hingga saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya memori kenangan manis pada sebagian masyarakat tentang masa indah era Orde Baru, yang dipicu oleh stasiun tv yang marak menayangkan dokumentasi kiprah beliau selama menjabat sebagai presiden membuat  kian terasa manis karena tidak mereka dapatkan pada pemerintahan-pemerintahan berikutnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan pihak tertentu mengajukan Pak Harto untuk mencantumkan namanya dalam catatan sejarah sebagai “Pahlawan Nasional” tersandung oleh Peraturan Presiden No 33/1964, bahwa seorang pahlawan tidak boleh ternoda oleh perbuatan yang membuat cacat perjuangannya. PerPres tidak hanya jadi kendala untuk melegalkan namanya dalam tinta emas perjuangan Indonesia, pengajuan ini harus melalui DPR dan diseminarkan untuk uji kelayakan, sehingga untuk mendapatkan suatu gelar kepahlawanan  di Indonesia tidaklah mudah, tidak hanya berdasar asumsi atau pendapat orang per orangan saja, namun semuanya ada aturannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Harto, telah melahirkan penghormatan dari mana-mana. Tidak saja dari dalam negeri, tapi juga dari negara-negara lain, termasuk negara-negara besar. Ada pengakuan atas perannya dalam membangun Indonesia dan Asia, namun pengakuan itu tak menghapus catatan dunia atas penyimpangan-penyimpangan yang ia lakukan, dalam hal ekonomi, politik, hukum, dan hak asasi manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengusulkan gelar pahlawan tak memberi tambahan apa pun baginya. Tidak menambah dalam penghormatan terhadapnya. Tidak pula menghilangkan catatan hitamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala yang ada di dunia ini akan binasa, pangkat, jabatan, dan penghormatan, segala sesuatu yang dianggap berharga bagi seorang anak manusia semuanya sementara tidak ada yang kekal abadi melainkan dzat  yang menciptakan tidak terkecuali seorang penguasa rezim orde baru sekalipun. Kini ia hidup bertemankan papan, cacing, dan gelapnya alam. Tinggal penantian terhadap keputusan yang Maha Kuasa, moga ia menerima kebaikan yang pernah dilakukan, mengampuninya serta azab kubur dijauhkannya. Wallohua'lam bi showab.(FKS)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6938451671987166942-6770811091887879449?l=kammiizzaldkp.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/feeds/6770811091887879449/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6938451671987166942&amp;postID=6770811091887879449' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6770811091887879449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6938451671987166942/posts/default/6770811091887879449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kammiizzaldkp.blogspot.com/2008/02/soeharto-layakkah-disebut-pahlawan.html' title='Soeharto, Layakkah disebut PAHLAWAN???'/><author><name>Depart.Kebijakan Publik KAMMI IPB</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13941487085737668937</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
